Tak Perlu Racun Tikus, Cukup Bahan Dapur Ini Musnahkan Tikus Sampai Dedengkotnya

Silakan simak videonya diatas


Melacak Jejak Harimau Di Desa Batu Balai! Video Penelusuran Untuk Uji Adrenalin

Tahukah Anda kalau video jenis penelusuran sangat disukai banyak orang? Makanya tak jarang Youtuber mencari tema penelusuran unik, supaya video mendapat like dan ditonton jutaan netizen. Seperti video milik Arya Gading, tentang penelusuran jejak harimau di dalam hutan belantara.

Penelusuran Panjang Real Bikin Deg-degan

Yang namanya video penelusuran, hal yang paling penting adalah kamera selalu on dan mengarah pada bagian-bagian penting yang ingin dieksplorasi. Sehingga penonton dibuat seperti ikut dalam penelusuran tersebut.

Enaknya video seperti ini adalah, bisa mengandalkan kamera HP, asalkan pengambilan gambar tepat. Tapi, tentunya lebih baik menggunakan kamera berkualitas tinggi bukan?

Seperti Arya Gading saat menelusuri habitat Harimau di Desa Batu Balai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Bersama tim, dia menelusuri perbukitan yang disinyalir menjadi habitat Harimau.

Walaupun tak sempat bersua langsung dengan binatang bertaring tersebut, namun perjalanannya cukup membuat adrenalin terpacu. Menaiki tanjakan, berlari, hingga melihat lokasi yang sering dilalui harimau.

Dalam video dengan durasi 13 menit dan 40 detik itu, Arya Gading mencoba membawa penonton lebih dekat dengan alam. Bahkan secara jelas terdengar suara nafas terengah akibat pendakian yang cukup menanjak.

Info Penting Itu Wajib, Bukan Hanya Penelusuran Hampa

Sambil penelusuran, ada beberapa informasi penting yang juga dipaparkan oleh narasumber yang dibawanya. Mulai dari beberapa tips ketika berada di habitat harimau, dimana Anda harus selalu bergerak dan bersuara.

Menurut Anggota Tom Wildlife Conservation Society, Watre, hal itu akan membuat harimau tak berani mendekat. Tapi, ternyata harimau sangat suka pada benda bergerak seperti alat berat. Sehingga tak jarang ketika pembukaan lahan proyek dimana saja, dia akan muncul tepat di dekat penggalian tanah atau perambahan hutan.

Penjelasan lain tentang habitat harimau, juga menjadi pelengkap video penelusuran ini. Paling tidak para penonton jadi aware ketika berada pada posisi yang sama di tengah hutan. Karena, fakta dengan mengedepankan video akan lebih mudah diterima masyarakat ketimbang hanya informasi berupa berita narasi.

Wajar saja jika video ini ditonton hingga 520.833 kali, walaupun sebenarnya ending dari video ini tak memperlihatkan adanya seekor harimaupun di lokasi tersebut secara jelas. Hanya berupa potongan foto-foto yang dilingkari.

Alhasil, meskipun menuai like hingga 2300 kali, terdapat juga 716 yang tidak menyukai video ini. Kebanyakan menegaskan bahwa pembukaan lahan itu sangat mengganggu habitat harimau, bahkan ada yang sampai mendoakan para pembuka lahan terkena petaka. Waduh, mengerikan juga mulut netizen ya!

Berita Update Berbalut Penelusuran

Berbekal konten video update tentang berbagai hal yang familiar di tengah masyarakat, Arya Gading sudah berhasil mendulang 161 ribu pengikut. Walaupun terbilang lambat, jika dibandingkan awal dia merintis channel Youtube tahun 2014 silam

Tapi, setidaknya dia berhasil punya pengikut setia yang kebanyakan selalu update nonton video terbarunya. Belakangan, si empunya channel terbilang cukup getol upload hampir setiap hari. Cara ini juga tergolong ampuh, ketika tujuannya untuk segera mendongkrak popularitasnya sebagai youtuber.

Buktinya, sejak awal dibuat, laman youtube ini dengan ratusan videonya sudah ditonton sebanyak 50.287.523 kali. Setidaknya sudah memenuhi kuota untuk mendapatkan penghasilan dari salah satu situs paling populer tersebut.

Apakah Anda juga tertarik mengikuti jejak Arya Gading? Coba saja untuk membuat konten penelusuran yang lebih dahsyat, tentunya bukan hanya menelusuri sesuatu tapi lengkap dengan fakta menarik dibalik itu. Mungkin dengan hanya bermodal kamera dan tema yang tepat, Anda sudah bisa membuka peluang jadi youtuber sukses beberapa tahun lagi.