Mata Kang Dedi Berkaca-kaca Saat Melihat Kehidupan Anwar, Rumahnya 1 Kamar untuk Berlima

Mencari nafkah ternyata bukan hanya tugas orang dewasa saja.

Dengan desakan ekonomi berlebih seorang anak kecil juga terpaksa harus mencari nafkah.

Miris disaat usia sebaya mereka dihabiskan waktunya untuk bermain dan belajar, justru harus terpaksa mencari nafkah.

Anwar seorang bocah SD adalah anak itu.

Anwar terpaksa harus berjualan cilok goreng ke daerah dekat rumahnya. Berjualan sambil membawa tanggungan untuk anak dengan postur tubuh kecil tidak menjadi alasan.

Anwar tetap ceria berdagang dari kampung ke kampung.

Seorang Youtuber yang juga seorang mantan Bupati Purwakarta yaitu Kang Dedi Mulyadi berhasil meliput kehidupan dari anak tersebut.

Dalam perjalanan Kang Dedi, ia tidak sengaja bertemu Anwar di kampung Cibadak. Kang Dedi kaget ketika melihat anak kecil sedang berjualan cilok di kampung tersebut.

Dari wawancara Kang Dedi, anak itu bisa mendapat pendapatan yang tidak seberapa. Dalam sehari paling mendapatkan laba kurang dari 50 ribu rupiah. Atas dasar itu Kang Dedi berbelas kasihan dan berupaya mengunjungi rumah Anwar.

Mengunjungi Rumah Sempit dengan Kapasitas 1 Kamar Berlima

Kang Dedi Mulyadi yang juga sedang menjabat menjadi anggota DPR RI langsung bergegas mengunjungi rumah si bocah. Ia dibuat kaget karena selain kumuh, rumahnya hanya berbahan kayu dan bilik sudah usang. Rasa kemanusiaannya tergerak untuk membantu keluarga Anwar.

Betapa kagetnya ia ketika melihat ruangan tidur sempit yang digunakan untuk semua anggota keluarga. Anggota keluarga berjumlah lima orang terdiri dari bapak, ibu, dan tiga anak.

Selain sempit berdesakan, langit-langit kamar juga sudah hamper rubuh. Diketahui dalam video tersebut juga didapat kakak perempuan Anwar yang sedari lahir sudah lumpuh.

Tapi si bocah tetap menyayangi kakaknya, dan memperkenalkannya kepada mantan bupati purwakarta. Setelah berbincang dengan keluarga, ternyata ayah Anwar juga seorang pedagang cilok.

Hanya saja ia tidak berjualan hari itu karena terlambat. Namun sang ayah didapati sedang memproduksi bahan utama untuk berjualan yaitu cilok. Dalam unggahan akun Kang Dedi Mulyadi Channel dalam https://www.youtube.com/watch?v=fZ_op7UaXGw

Sudah ditonton sebanyak 902 ribu pengunjung sejak tanggal 9 Juli 2021, Kang Dedi berniat untuk membelikan kebutuhan-kebutuhan pokok keluarga dan gadget untuk Anwar sekolah. Ia merasa kasihan dan tergerak hatinya untuk menolong mereka.


Tetaplah Usahakan Yang Terbaik Tapi Waspadalah Dengan Yang Terburuk

Selalu berpikir positif. Mungkin kamu orang yang selalu seperti ini. Sayangnya, kadang-kadang kamu tidak menyadari bahwa hal negatif bisa saja muncul.

Mulai saat ini, sebaiknya kamu tetap melakukan hal terbaik tetapi usahakan untuk menyiapkan diri pada hal buruk yang mungkin datang.

Mengapa hal ini perlu dilakukan?

Banyak orang yang “tumbang” karena tidak siap dengan masalah berat. Kamu harus menyadari bahwa, jika sudah melakukan semua hal baik, belum tentu balasan baik datang saat itu juga. Bisa saja kamu akan diuji dengan masalah berat terlebih dahulu, baru kemudian setelah itu dapat “hadiah” berupa hal baik.

Di sinilah intinya. Kalau sudah menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk, kamu tidak akan “jatuh”. Kamu sudah siap, tinggal berjuang untuk bertahan. Tapi kalau tidak siap, kamu akan sangat terkejut karena tidak menyangka hal buruk ini bakal terjadi.

Yang perlu diingat, kamu harus tetap berpikir positif dalam segala hal.

Ini akan membuatmu lebih tenang dalam menjalani hidup. Jangan mentang-mentang harus waspada, kamu malah jadi berpikir negatif terus, ya.

Pada dasarnya, hidup itu perlu seimbang. Berpikir positif tapi juga waspada dengan hal negatif. Berprasangka baik terhadap orang yang baru dikenal, tapi juga harus tetap hati-hati karena kita belum mengenal betul orang itu.

Dengan tetap berpikir positif dan antisipasi dengan kemungkinan terburuk, hidupmu akan seimbang. Kamu pun dapat lebih sigap ketika menyelesaikan masalah, andai hal negatif itu sudah sampai di dirimu.