22 Patung Misterius yang Tidak Bisa Dijelaskan Para Ilmuwan

Silakan simak videonya diatas


Pria Taiwan Cari Pengasuhnya Asal Indonesia Setelah 17 Tahun!

Memiliki pengasuh anak di jaman modern dan serba sibuk seperti sekarang ini tentu bukanlah suatu hal yang baru. Apalagi di sini untuk para keluarga yang suami istri berkerja semua.

Dan rupanya hal itu tidak hanya terjadi di negara Indonesia saja. Namun rupanya hal itu juga terjadi di negara yang maju seperti Taiwan.

Tentu saja kita semua tahu bahwa di sana ada banyak sekali TKI yang berkerja dan mengadu nasib di sana. Entah  itu berkerja sebagai buruh, pegawai pabrik, dan juga pengasuh anak.

Seorang pemuda rindu mencari pengasuhnya yang berpisah 17 tahun

Sempat heboh diberitakan di media bahwa seorang pemuda yang sedang mencari pengasuhnya yang telah berpisah selama 17 tahun. Adapun pemuda itu bernama Wiliam Jan yang kini berusia 27 tahun.

Hal itu berawal dari Wiliam yang menemukan paspor pengasuhnya yang tertinggal di kamarnya dengan bertuliskan nama Sartem. Yang di mana waktu itu Wiliam hanya mengenal dengan nama panggilan E-Dam.

Ketika ditanya oleh sebuah media mengenai kebenaran paspor pengasuh itu. Wiliam  mengatakan bahwa ia tidak yakin, namun satu hal yang membuatnya yakin bahwa terdapat sidik jari yang ada pada paspor itu dan tentu saja itu tidak mungkin salah.

Selain itu kepada media William mengatakan bahwa setiap merayakan ulang ia selalu berdoa. Adapun doa itu adalah agar ia suatu saat nanti bisa bertemu dengan pengasuhnya.

Berpisah dari pengasuhnya

Sejak Wiliam dilahirkan ia mulai diasuh oleh pengasunya yang bernama Edam. Adapun ia diasuh oleh Edam hanya sampai kelas 4 sd.

Adapun hubungan Edam dan Wiliam sudah seperti saudara sendiri. Bahkan Wiliam mengaku bahwa ia dan Edam sama-sama suka mengonsumsi jeruk.

Tapi suatu ketika saat William Jan pulang sekolah, sambil mengambil jeruk kesukaannya dan menuju ke tempat les, gurunya memberitahukan pada Wiliam jika Edam sudah pulang kembali  ke Indonesia. Mendengar kabar seperti itu membuat Wiliam Jan kecil menjadi sedih hingga sampai mengalami trauma psikologis. Adapun trauma itu muncul dalam bayang-bayang yang sering menghampiri dirinya.


Ingin memulai atau mengembangkan bisnis online?

Website anda adalah titik Anda memulai bisnis online. Pilih webhosting yang terpercaya, pilih server, domain dan kembangkan peluang bisnis Anda di tahun ini. Jangan lupa, kendalikan keuangan menggunakan berbagai asuransi, reksadana, pembelian rumah, ruko dan mobil, kuliah plus investasi melalui berbagai pilihan yang tersedia.


Akibat dari trauma psikologi yang dialaminya Wiliam pun harus mengikuti kelas bimbingan dan seminar psikologi. Wiliam mengaku bahwa sejak kejadian itu ia merasa bahwa ada sebagian perasaan yang ada dalam hatinya yang dikorek.

Di usia William yang bertambah dewasa ia pun mengetahui bahwa apa yang menjadi penyebab Edam pulang ke Indonesia. Ia mengatakan bahwa ibunya adalah seorang keturuan Tionghwa Indonesia, setelah dirinya dilahirkan, nenek William Jan yang berada di Indonesia mengatur Edam untuk ke Taiwan dan merawat dirinya. Tanpa terasa, waktu bergulir hampir mencapai 10 tahun, dan kemudian Edam kembali ke tanah air.

Sebelumnya, William Jan sempat berpikir jika Edam mungkin tidak mendapatkan gaji, lalu kemudian melapor pada pihak yang kepolisian, dan  berakhir dengan pemulangan Edam kembali ke Indonesia.

Berharap bisa bertemu kembali

Dalam video yang dipostig oleh  akun youtube Kupas kupas channel dengan durasi 3:35. Wiliam Jan bisa bertemu lagi pengasuhnya yang bernama Edam.

Sebelumnya juga pernah ada  seorang siswi Hsu Zhih-han yang di mana ia menulis surat dan ditayangkan dalam media massa, baik Taiwan dan Indonesia. Lalu  pada akhirnya ia pun berhasil menemukan kembali pengasuhnya yang berasal dari Indonesia, yang telah hilang kontak selama 15 tahun.

Related Posts