Ini Dia Penampakan Kerandang Air Hitam YG Menghebohkan Itu

Ini suasana mancing di sungai Sukamara, Kalimantan. Sungai ini merupakan sungai yang cukup sering dijadikan spot pemancingan karena potensi ikannya yang mengagumkan. Termasuk diantaranya ikan Kerandang air hitam.


Begitu Masuk Rumah Batu Besar Ternyata Megah

Video ini menampilkan bentuk arsitektur rumah bu Sutini yang unik. Keunikan dari rumah ini terletak dari bentuk dan bahan untuk membuat rumahnya. Jika pada umumnya rumah berdinding bata, lain dengan milik bu Sutini yang terbuat sebuah batu besar. Sehingga mirip rumah Patrik di serial spongebob.

Terletak di kawasan pegunungan, tepatnya di daerah Tirtomoyo kabupaten wonogiri menambah suasana lebih nyaman. Menurut penuturan rumah ini sudah berusia lebih dari 20 tahun. Dibangun dengan waktu cukup lama yaitu sekitar 1 tahun mulai 1997 dan selesai pada tahun 1999 oleh suami dengan seorang tukang.

Bu sukini juga mempersilahkan untuk melihat isi rumah beliau secara detail. Beliau juga memberikan penuturan bahwa batu tersebut dilapisi dengan campuran semen, kawat dan besi saja murni cor dari tangan tanpa cetakan. Untuk bahan lainnya hanya kusen saja yang terbuat dari kayu selebihnya tidak ada.

Latar Belakang Pembuatan Rumah Unik Bu Sutini

Ibu ini menuturkan bahwa latar belakang membuat rumah batu tersebut karena merasa trauma sebab dulunya pernah terjadi angin putting beliung yang merobohkan rumah. Waktu itu rumahnya masih biasa beratap bambu. Kondisi saat itu membuat suaminya berpikir untuk membangun rumah dari batu untuk menghindari musibah lainnya.

Beliau juga mengatakan bahwa rumah tersebut terbukti mampu tahan terhadap guncangan gempa. Saat melakukan perekaman ini, beliau juga mengizinkan untuk melihat ruangan yang ada di atas. Beliau menunturkan kondisinya sangat panas, benar sekali suasana panas dirasakan saat berada di atas sehingga beliau betah di bawah.

Saat melihat di belakang rumah ternyata terdapat tambahan bangunan yang baru di buat oleh anaknya. Kata beliau, bakat suami diwarisi oleh anaknya sehingga tercipta beberapa bagian tidak kalah unik dari kreasi suaminya. Bahkan ada beberapa kolam tambahan yang dulunya ramai sebelum ada pandemi corona melanda.

Pernah di Tawar dengan Harga yang Tinggi

Menurut beliau, ternyata rumah batu tersebut menarik keinginan beberapa orang untuk memilikinya. Bahkan ada yang mencoba untuk menawar rumah dengan harga tinggi namun tidak diberikan oleh beliau karena rumah tersebut merupakan harta satu-satunya yang dimiliki. Selain itu karena peninggalan dari suami ibu sebelum meninggal.

Bentuk rumah unik ini juga menjadi wisata dan banyak dikunjungi waktu liburan. Bu Sutini bahkan mengatakan jika tidak karena pandemi, bisa mencapai seribu orang setiap bulannya. Apalagi di dukung dengan kondisi pemandangan pegunungan yang masih asri dan sangat cocok sebagai wahana liburan bagi banyak orang.

Saking banyaknya beliau merasa khawatir karena pernah beberapa waktu lalu ada 10 anak muda yang naik dan berulah di atas rumah. Sehingga saat hujan baru terasa ada keretakan di atas. Ibu ini juga menuturkan untuk menjaganya akses keatas kemudian ditutup dan tidak di buka lagi.

Larangan Naik Ke Atas untuk Menjaga Rumah

Pada waktu meminta izin untuk melihat kondisi atas rumah, ibu melarang karena alasan keamanan rumah. Beliau mengatakan sebelumnya memang masih boleh dinaiki. Karena banyak orang selama ini naik ada beberapa melakukan kegiatan merugikan sehingga diputuskan untuk di tutup saja. Daripada rumah rusak lebih baik ditutup.

Video ini menunjukkan bahwa ternyata masyarakat kita memiliki banyak kelebihan terpendam. Terbukti dari sebuah kondisi trauma akibat musibah menyebabkan ibu Sutini dan keluarga berpikir bagaimana agar tidak mengalaminya lagi. Sehingga tercipta sebuah rumah yang unik dari sebuah batu besar. Bahkan menjadi ikon daerah tirtomoyo tersebut.