Sholat Di Rumah Mewah Fitno Fabulous.

Siapa yang tak senang bisa memiliki rumah mewah dengan arsitektur yang indah? Fitno merupakan salah satu pengusaha di Indonesia yang mempunyai rumah yang sangat indah. Meskipun begitu, ia selalu mengingat bahwasannya semuanya hanya titipan dari Allah SWT.

YouTube video

Fitno terlahir dari keluarga sederhana di Palembang. Kemudian, ia merantau dan menjadi seorang pedagang bubur di usia sekolah. Dengan mempunyai pengalaman berdagang, ia kemudian mengembangkan dirinya agar bisa mempunyai materi untuk bisa menunjang hidupnya dan keluarga terutama sang ibu.

Fitno bekerja keras untuk bisa mendapatkan apa yang ia punya sekarang ini. Salah satu bentuk hasil dari kerja kerasnya adalah rumah mewah yang kini sedang ia tempati. Rumah mewah ini mempunyai gaya arsitektur Turki karena Fitno ingin mempunyai rumah yang mempunyai gaya tempat yang pernah ia tinggali.

Ia pernah tinggal di Turki selama 2 tahun dan jatuh cinta pada berbagai arsitektur bangunannya. Kemudian, Fitno menerapkannya pada rumahnya dan membuat rumah tersebut sebisa mungkin nyaman untuk ditinggali.

Meskipun mempunyai harta yang melimpah dan rumah yang mewah, tidak membuat Fitno kemudian berubah menjadi orang yang lupa diri. Ia selalu merasa apa yang ia dapatkan merupakan berkah dari Allah SWT. Sehingga, ia selalu tidak lupa untuk menjalankan ibadah, bersyukur, dan bersedekah.

Rumah yang ditinggali oleh Fitno sangat luas dan mempunyai fasilitas yang lengkap. Tak hanya itu saja, rumahnya pun berlapis dengan emas. Serta dilengkapi dengan ornamen-ornamen cantik khas gaya Turki.

Boy William kemudian melakukan wawancara dengan Fitno mengenai rumahnya dan kehidupannya. Fitno selalu menekankan bahwa apa yang ia dapat merupakan titipan Allah SWT yang harus dikelola dengan baik.

Tak hanya itu saja, ia juga berpesan untuk selalu peduli dan bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan. Ia merasa bisa besar seperti ini karena Allah SWT selalu membantunya. Kemudian, ia juga ingin membalas kebaikan Allah SWT dengan selalu taat dan bersedekah.

Boy William juga menemani Fitno ketika sedang sholat. Sangat terasa sekali toleransi antar umat beragama pada saat wawancara ini. Baik Fitno dan juga Boy William sama-sama senang bisa mengobrol satu sama lain dan banyak belajar.

Pembuat video : Boy William. Tanggal terbit : 12 Agustus 2020


“Semburan Mulut Berbisa”, Lontarkan Jarum dengan Mulut Sejauh Puluhan Meter!

Sangsi dengan keahlian para ninja yang mampu memberdayakan kemampuan tubuhnya melebihi tubuh manusia normal? Tonton video yang diunggah oleh CNN Indonesia ini. Anda dijamin bakal terpukau melihat seorang kakek berusia 83 tahun yang mampu melontarkan jarum dari mulutnya dengan kekuatan yang hampir menyamai peluru yang terlontar dari moncong pistol!

Nama kakek yang tinggal di Jl. Kembang Kuning Kulon Gg. Besar 18 Surabaya, Jawa Timur ini adalah Liem Wong Siu atau Djoni Matius yang akrab dipanggil Djoni Liem. Pria kelahiran Bandung, 3 April 1934 ini adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Laut yang masuk dalam Satuan Intai Amfibi Korps Marinir yang dikenal dengan sebutan Taifib.

Artikel Terbaru

YouTube video

Bidik Beton Sejauh 35 Meter Menggunakan Jarum

Untuk membuktikan keahliannya, Djoni Liem meminta kameramen menyorot sebuah jarum yang diletakkan di telapak tangannya. Djarum tersebut lantas dimasukkan ke dalam mulut, dan dari jarak sekitar 35 meter, dia semburkan jarum tersebut sekuat tenaga.

Hasilnya? Sulit untuk bisa diterima dengan akal. Jarum itu menancap cukup dalam ke sebuah beton yang menjadi sasaran bidik! Jika beton yang keras saja bisa ditembus oleh jarum yang terlontar dari mulutnya, apalagi tubuh manusia!

Dengan keahliannya itu, saat masih aktif di Satuan Taifib Korps Marinir, Djoni Liem mendapat julukan “Semburan Mulut Berbisa”. Julukan tersebut bisa dibaca pada kliping koran yang terbit tahun 1960-an.

Keahlian melontarkan jarum dengan menggunakan mulut, dipelajari Djoni Liem dari teman kakeknya saat dia masih berusia 6 tahun. Keahlian tersebut terus dia asah dan dilatih setiap hari bahkan disaat usianya sudah 83 tahun saat ini.

Warisi Ilmu Pendekar di Zaman Dinasti Ming

Terkait dengan keahlian yang dia miliki, Djoni Liem sempat mencari informasi kesana-kemari. Menurutnya, berdasarkan informasi yang dia gali, tidak ada satu orangpun di Indonesia yang memiliki keahlian yang sama seperti dirinya.

“Waktu itu ada pendekar kungfu dari China dan saya tanyakan karena ini aslinya kan dari China. Dia bilang (keahlian) ini (adanya) zamannya Ming dulu. Tapi sudah hilang sekarang. Sudah nggak ada,” kata Djoni Liem.

Mengingat keahlian yang dikuasai Djoni memang langka bahkan diklaim sebagai satu-satunya di Indonesia, maka tidak salah jika video berdurasi 2 menit 28 detik ini menarik perhatian banyak pengunjung YouTube.

Sejak diupload pada 20 November 2017 hingga sekarang video ini telah ditonton sebanyak 12.164.407 kali, 78.000 diantaranya memberikan like dan hanya 3.800 yang memberikan unlike. Sementara tanggapan yang ditulis netizen sebanyak 6.378 komentar.

Gunakan Keahlian Saat Melawan Malaysia

Dengan keahlian yang dia miliki ditambah statusnya sebagai prajurit TNI, Djoni Liem tidak hanya menggunakan keahlian tersebut untuk beratraksi tapi juga memanfaatkannya untuk membela negara dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Djoni mengaku pernah menggunakan keahlian tersebut saat operasi Dwikora tahun 1964 pada era Presiden Soekarno di Semenanjung Malaya untuk melawan Malaysia dan sejumlah tentara asing pada saat itu.

Dia juga pernah ditugaskan dan terlibat dalam sejumlah pertempuran saat diterjunkan dalam Operasi Penumpasan Pemberontakan PRRI/Permesta, DI/TII, RMS, Operasi Tempur di Aceh serta Operasi Seroja yang berlangsung di Timor Timur.

Sudah barang tentu pada setiap pertempuran yang dia jalani, bukan hanya senjata api saja yang dia gunakan untuk melumpuhkan musuh-musuhnya tapi juga mulutnya yang memiliki kekuatan menakjubkan!

Kekuatan yang membuatnya memperoleh julukan “Semburan Mulut Berbisa”.

Related Posts