Bagaimana Cara Membeli Rumah Pertama – sebelum umur 30 tahun.

Cara membeli rumah pertama – sebelum umur 30 tahun. Video oleh Arsitektour Indonesia

Memiliki hunian pribadi tentu menjadi dambaan setiap orang. Selain dapat dijadikan hunian, pembelian properti juga banyak diminati sebagai sarana investasi yang menguntungkan di masa depan. Hal ini tentunya karena harga properti yang cenderung meningkat seiring berjalannya waktu.

Untuk anda yang baru mau membeli properti saat ini, anda tidak perlu terburu-buru dalam menentukan properti mana yang ingin anda beli, luangkan banyak waktu dan gali informasi sebanyak-banyaknya terkait property yang ingin anda beli.

Berikut 10 tips yang bisa anda pertimbangkan sebelum anda membeli property impian.

Tujuan Pembelian Properti

Tujuan setiap orang dalam membeli property tentu berbeda-beda. Ada yang ingin dihuni untuk kebutuhan pribadi, ada yang digunakan untuk usaha, ada pula yang membeli property hanya untuk disewakan atau sekedar investasi.

Tips Property
sumber: unsplash

Apapun itu, anda harus menentukan ini diawal.

Properti sendiri memiliki beragam jenis, mulai dari rumah tapak, apartemen, ruko, gedung kantor, villa dan lainnya. Tentukan terlebih dahulu property manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan anda saat ini.

Ketahui Kondisi Keuangan Anda

Tidak dipungkiri bahwa dalam membeli property, anda membutuhkan dana yang tentunya tidaklah sedikit. Anda perlu memahami terlebih dahulu bagaimana kondisi keuangan anda saat ini.

Coba cek terlebih dahulu kondisi keuangan anda. Perhatikan pos pemasukan dan pengeluaran, apakah anda saat ini sudah memiliki tabungan yang cukup? Sudah tersediakah dana darurat? Sudah cukupkah uang muka yang harus anda setor diawal?

Perhatikan pula apabila anda berniat membeli rumah secara KPR, akan ada angsuran rutin setiap bulannya yang harus anda bayarkan, pikirkan apakah anda akan mampu membayar setiap bulannya atau tidak.

Pastikan bahwa anda memiliki dana tersendiri untuk membeli property, yang memang bukan dana yang dialokasikan untuk keperluan lain yang lebih darurat. Sehingga kedepannya hal tersebut tidak akan mengganggu perencanaan keuangan yang telah anda susun.

Fasilitas Pembayaran dan Biaya Tambahan

Anda harus menentukan apakah property yang ingin anda beli akan dibayarkan secara tunai, cash bertahap, atau malah menggunakan fasilitas KPR. Tentu setiap sistem pembayaran tersebut memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing.

Sebagai contoh bila anda ingin membeli property dengan menggunakan fasilitas KPR atau KPA, tentu akan ada biaya tambahan lain yang harus anda persiapkan, seperti biaya proses KPR, biaya asuransi, biaya notaris, dan pajak lainnya yang timbul dari transaksi pembelian property ini.

Anda juga harus banyak menggali informasi seputar suku bunga KPR dan biaya lainnya yang tentu berbeda di masing-masing bank. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan anda, karena hal ini nantinya juga akan berpengaruh pada angsuran yang akan anda bayarkan setiap bulannya.

Pilih Developer Terpercaya

Bila anda ingin membeli property, anggaplah rumah baru, pastikan bahwa pengembang atau developer tersebut memang memiliki track record yang baik di bidangnya. Anda harus bisa pastikan bahwa property yang akan anda beli, ditangani dengan baik sampai rumah tersebut menjadi milik anda seutuhnya.

Jangan sampai di kemudian hari, property yang sudah anda beli memiliki masalah dan pada akhirnya dapat merugikan anda.

Anda harus dapat memastikan terkait legalitas property yang anda beli, cek kelengkapan sertifikat dan lainnya, pastikan kapan rumah tersebut dibangun, kapan selesainya hingga kapan bisa anda gunakan.

Cek Lokasi

Lokasi menjadi salah satu faktor penting yang perlu anda pertimbangkan. Lokasi juga yang akan mempengaruhi harga jual property yang anda miliki di masa depan. Banyak orang membeli property di lokasi yang dapat dikatakan strategis.

Strategis disini dapat diartikan bahwa lokasinya mudah dijangkau dan dekat dari tempat yang biasa orang-orang kunjungi, seperti rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, stasiun, dan lokasi lainnya dimana anda tidak memerlukan banyak waktu di perjalanan untuk menuju tempat-tempat umum tersebut.

Selain itu, perihal lokasi, yang perlu anda perhatikan juga adalah terkait akses masuk ke tempat property anda. Apakah dapat diakses dengan mudah dengan berbagai macam kendaraan seperti angkutan umum, motor, mobil dan lainnya. Apakah jalan utamanya lebar atau justru sempit dan kondisinya rusak parah.

Hal tersebut tentu menjadi pertimbangan tersendiri terutama untuk anda yang ingin berinvestasi, pemilihan lokasi menjadi hal utama yang perlu diperhatikan agar para penyewa juga berminat dengan property yang anda sewakan.

Lingkungan dan Fasilitas yang Tersedia

Fasilitas umum yang tersedia seperti tempat ibadah, kawasan bermain, gelanggang olahraga, juga perlu anda perhatikan. Tidak semua perumahan menyediakan fasilitas seperti ini.

Selain itu anda juga perlu memperhatikan fasilitas lain seperti saluran listrik, saluran air, saluran telepon, internet, tentu anda tidak nyaman bukan bila tinggal di kawasan yang seringkali mati listrik atau airnya yang cenderung tidak bersih atau bahkan berbau.

Kebersihan lingkungan juga salah satu faktor penting yang harus diperhatikan, perhatikan jarak property yang ingin anda beli ke tempat pembuangan sampah, tentu tidaklah nyaman tinggal di kawasan yang berdekatan dengan TPS atau berdekatan dengan pabrik tertentu yang mana sering menimbulkan polusi udara ataupun air.

Pilihlah kawasan yang juga memperhatikan adanya penghijauan disekitar property yang dibangun, selain lebih menarik, juga menjaga kualitas udara sekitar.

Cermati Harga Pasar

Sebelum memutuskan membeli property, lakukanlah banyak riset perihal harga pasaran property di sekitar kawasan yang anda inginkan. Jangan terburu-buru mengiyakan penawaran dari pihak penjual.

Hal ini tentu sangatlah penting untuk dilakukan mengingat modal dalam membeli property itu bukanlah modal yang sedikit.

Pastikan anda telah mengetahui banyak hal dari riset yang telah anda lakukan, sehingga proses negosiasi dengan pihak penjual pun dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi anda pribadi dengan membeli property di harga yang seharusnya atau bahkan lebih rendah.

Rencana Pengembangan di Masa Depan

Peningkatan nilai property anda tidak hanya ditentukan oleh kondisi saat ini, bagi anda yang berminat membeli property untuk investasi, anda perlu tahu bahwa kondisi di masa depanlah yang akan lebih menentukan nilai investasi anda.

Bila saat ini anda membeli property di kawasan yang masih cenderung sepi untuk dapat menjangkau harganya, anda tidak perlu khawatir apabila anda yakin bahwa beberapa tahun ke depan kawasan tersebut akan berkembang pesat dengan dibangunnya berbagai fasilitas seperti jalan tol, pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah dan lainnya. Ini yang nantinya akan meningkatkan harga property anda juga.

Tingkat Kriminalitas dan Bencana Alam

Semurah apapun harga suatu property, tentu orang akan berpikir ribuan kali untuk membelinya apabila daerah tersebut merupakan daerah yang rawan akan kriminalitas yang dapat mengancam harta dan nyawa mereka pribadi.

Perhatikan keamanan dari lingkungan yang ingin anda beli, pastikan pula bahwa kawasan tersebut tidak rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang seringkali terjadi di Indonesia.

Lokasi yang rawan bencana ini tentu dapat mengurangi minat dari orang-orang dan menurunkan nilai property yang anda miliki, bahkan bisa jadi anda akan mengeluarkan biaya lain seperti biaya asuransi property guna melindungi harta benda anda.

Pastikan Waktu Serah Terima Unit Properti

Anda harus dapat memastikan kapan waktu serah terima unit property yang anda beli. Pastikan bahwa serah terima sesuai dan tidak ada keterlambatan sebagaimana perjanjian di awal dengan pihak penjual.

Hal ini penting untuk dilakukan agar anda terhindar dari adanya risiko wanprestasi, risiko rumah tidak jadi, keterlambatan atau bahkan pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi. Pastikan bahwa semuanya tertulis dan diatur dalam klausul perjanjian dengan pihak penjual, sehingga bila terjadi hal-hal tersebut, semua ada konsekuensinya.