Dianggap Mitos! Inilah Dinosaurus yang Masih Hidup di Danau Pedalaman Afrika yg Diklaim Warga Kongo

YouTube video

Kaya gini nih, yang menarik buat di tonton…


Banyak orang yang memiliki gaji cukup tinggi namun tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik sehingga gaji yang di dapatkan selalu saja habis.

10 Tips Mengelola Keuangan. Cepat Kaya. Nggak Hutang.

Tips Mengelola Keuangan berbicara tentang bagaimana kita menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kita mampu mencukupi kebutuhan kita dan mampu untuk merencanakan keuangan di masa yang akan datang.

Tips Mengelola Keuangan

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa di coba untuk mengelola keuangan

Menetapkan Anggaran

Tips keuangan yang pertama adalah kamu harus menetapkan anggaran untuk kebutuhan mu. Anggaran ini nantinya akan membantu untuk membatasi pengeluaran sehari – hari kamu sehingga kamu dapat mengontrol pengeluaranmu dengan baik.

Dalam mengatur anggaran, tetapkan anggaran untuk kebutuhan harian, mingguan dan bulanan. Pastikan agar anggaran yang kamu buat sesuai dengan pendapatanmu. Jangan lupa untuk menyisihkan uang untuk ditabung dan untuk keperluan darurat ke dalam anggaranmu. Setelah membuat anggaran, kamu harus bisa mematuhi anggaran yang sudah kamu buat agar keuanganmu terkendali sesuai dengan perencanaan.

Mengatur Skala Prioritas

Agar dapat mengelola keuangan dengan baik, kamu harus bisa mengatur skala prioritas dengan baik. Skala prioritas adalah urutan kebutuhan mulai dari yang terpenting hingga yang tidak penting. Kamu harus menganalisis dengan tepat dan mengurutkannya mulai dari yang terpenting hingga yang tidak terlalu penting.

Sebelum menyusun skala prioritas, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa faktor antara lain tingkat kepentingan, kesempatan yang dimiliki, pertimbangan masa depan dan kemampuan diri. Keempat faktor tersebut bisa kamu gunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun skala prioritas.

Catat Pengeluaran

Mencatat pengeluaran? Memangnya penting? Apa hubungannya mencatat pengeluaran dengan pengelolaan keuangan? Sekilas mungkin tips ini terlihat sederhana, namun tips ini efektif untuk membantumu dalam mengelola keuanganmu. Catatan pengeluaran ini nantinya bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan keuanganmu. Catatan pengeluaran ini juga bisa dijadikan sebagai referensi untuk membuat anggaran pengeluaran yang lebih baik.

Hindari bersifat boros

Langkah selanjutnya yaitu berhenti untuk bersifat boros. Pemborosan seringkali terjadi tanpa kita sadari. Biasanya pemborosan terjadi karena hal – hal kecil seperti sering membeli makanan mahal, nongkrong, membeli banyak cemilan dan lain sebagainya. Terkadang kita juga tanpa sadar tergiur dengan trend gadget atau fashion yang tentunya akan menguras dompet kita.

Untuk menghindari hal – hal seperti ini, kita harus bisa mengontrol hasrat kita untuk tidak membeli barang – barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah menyisihkan 5-10% dari pemasukanmu untuk bersenang – senang dan tidak menggunakan uang selain dari uang yang sudah di sisihkan tersebut.

Menciptakan pasif income

Apakah kamu pernah mendengar tentang pasif income sebelumnya? Pasif income adalah penghasilan yang hanya membutuhkan sedikit usaha atau bahkan tidak membutuhkan usaha sama sekali. Tung Desem Waringin pernah berkata “Orang kaya itu, uangnya yang bekerja untuknya”, kalimat ini merujuk pada pasif income yang memang biasanya dimiliki oleh orang – orang kaya.

Apakah menciptakan pasif income butuh modal yang besar? Jawabannya tidak. Ada banyak peluang untuk menciptakan pasif income dengan budget yang minimum. Salah satu peluang untuk menghasilkan pasif income adalah dengan membuat blog atau menjadi influencer.

Menyisihkan uang untuk keperluan darurat

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan keuangan adalah menyisihkan uang untuk keperluan darurat. Mengapa demikian? Tanpa kita sadari bahwa kita seringkali bertemu dengan berbagai keperluan darurat yang siap menghancurkan finansial kita. Salah satu contohnya adalah ketika kita jatuh sakit dan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pengobatan. Jika kita tidak memiliki dana darurat, sudah pasti hal ini akan mengacaukan anggaran yang sudah dibuat sebelumnya dan membuat keuangan kita menjadi goyah.

Untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan tersebut, sebaiknya kamu menyisihkan 5-10% dari penghasilan mu untuk dana darurat. Uang tersebut nantinya hanya akan digunakan untuk keperluan darurat saja. Setidaknya dengan cara ini, kamu bisa mengurangi beban ketika harus membayar dalam jumlah besar.

Menyisihkan uang untuk ditabung

Tabungan adalah salah satu hal yang penting untuk dimiliki. Mengapa? Tentunya kamu tidak akan bekerja seumur hidup, bukan? Menyisihkan uang untuk ditabung adalah salah satu tips untuk mengelola keuangan khususnya keuangan untuk masa yang akan datang. Nantinya uang ini bisa kamu gunakan untuk berinvestasi atau untuk keperluan mu disaat kamu tidak lagi bekerja.

Menabung bisa kamu lakukan secara harian, mingguan atau bahkan bulanan. Kamu bisa menyisihkan sebagian dari penghasilanmu untuk ditabung. Kamu bisa memilih untuk menyimpan uang di celengan atau mungkin memanfaatkan bank untuk menabung. Biasanya jika nasabah menyimpan uang dalam jumlah besar, bank akan memberikan bunga untuk nasabah tersebut. Tentunya ini akan menguntungkan untuk kamu.

Hindari meminjam uang

Hindari untuk meminjam uang terutama untuk kegiatan yang bersifat konsumtif. Mungkin meminjam uang adalah solusi tercepat saat kita sedang membutuhkan uang. Namun, meminjam uang untuk sesuatu yang tidak bersifat darurat hanya akan mengacaukan keuanganmu.

Nantinya kamu akan kesulitan saat mengembalikan uang dan kamu akan mengacaukan anggaran yang sudah kamu buat sebelumnya. Terutama jika kamu meminjam uang dengan bunga, itu akan sangat merugikan dan membuat pengelolaan keuanganmu semakin berantakan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kamu akan meminjam uang pada orang lain untuk melunasi hutangmu. Itu akan menjadi lingkaran setan yang sulit untuk diputus.

Mencari penghasilan tambahan

Jika kamu merasa gajimu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – harimu, cobalah untuk mencari penghasilan tambahan. Jika tidak memungkinkan untuk bekerja di 2 tempat, kamu bisa mencoba untuk bekerja paruh waktu di akhir pekan atau mencoba bekerja sebagai freelancer. Selain itu, kamu juga bisa mencoba untuk berbisnis seperti berjualan online. Tentunya hal ini akan meningkatkan pemasukan kamu dan membuat keuanganmu lebih stabil.

Bekerja di akhir pekan mungkin akan menguras energimu lebih banyak dibanding bersantai di akhir pekan. Namun, ini bisa mengalihkan perhatian mu dari kegiatan konsumtif di akhir pekan seperti nongkrong dan jalan – jalan dengan teman. Tentunya ini akan membuatmu lebih hemat.

Buat Rencana Masa Depan

Tips Mengelola keuangan bukan hanya berbicara tentang masa sekarang, tetapi juga masa yang akan datang. Untuk itu, sangat penting merencanakan keuangan untuk masa yang akan datang. Tentunya kamu ingin memiliki aset pribadi seperti rumah, bukan?

Rencana masa depan sebaiknya dibuat sedini mungkin. Kamu harus menetapkan target apa saja yang kamu inginkan dalam beberapa tahun ke depan. Misalnya kamu merencanakan untuk membeli rumah di usia 25 tahun, maka kamu harus mulai menyiapkan rencana untuk memenuhi keinginan tersebut. Mulai dari merencanakan budget hingga menyisihkan uang untuk dapat membelinya, semua itu harus kamu rencanakan dengan matang.

Related Posts