Viral sampe ke luar negeri! Inilah aksi supir bus indonesia yang viral ke luar negeri

Simak videonya diatas


Membeli motor bekas bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang memiliki dana terbatas untuk berbelanja kendaraan baru demi memenuhi kebutuhan transportasi pribadinya. Selain pilihannya ada banyak, harganya juga jauh lebih murah daripada membelinya dari dealer secara langsung.

Harga motor bekas itu sendiri bisa menyesuaikan dana seseorang sehingga orang dapat terhindari dari tekanan kredit pembelian kendaraan baru. Hanya saja sebaiknya setiap pembeli harus berhati-hati ketika ingin berbelanja kendaraan bekas. Mulai dari memperhatikan kondisi kendaraannya hingga suratnya.

Jangan Tergiur Murahnya, Inilah 20 Tips Membeli Motor Bekas

Sebagai calon pembeli kendaraan bekas harus selalu cerdas ketika berbelanja motor bekas agar tidak tertipu oleh penjual nakal. Karena tidak semua kendaraan bekas itu suratnya lengkap, harganya masuk akal, dan kondisinya bagus. Maka dari itu perhatikan 20 tips di bawah ini sebelum membeli motor bekas:

Cara BELI MOTOR BEKAS Yang Aman || Jangan Hidupkan Mesin Dulu. Video oleh Jangeby Channel.

Cek Harga Pasarannya Dulu

Sebelum membeli motor bekas, sebaiknya lakukan pengecekan terhadap harga pasarannya dulu. Kamu bisa melakukannya dari majalah, koran, dan internet melalui situs penjual motor secara online. Karena setiap tipe motor itu harganya berbeda tergantung kondisi motornya.

tips beli motor bekas

Lakukan Pengecekan Nomor Rangka Dan Mesin Motor

Meski semuanya nomor rangka dan mesinnya sama, belum tentu motornya asli. Jadi perhatikan dengan baik agar kendaraannya asli bukan dari penadah yang mengubah nomor rangka mesinnya. Lakukan pengecekan nomor polisi ke layanan kepolisian berdasarkan wilayah masing-masing.

Cek Kondisi Fisik Kendaraan Bermotor

Jangan lupa mengecek kondisi fisik motor, mulai dari spion, body, baut, dll. Lihat apakah ada banyak goresan, pecahan, dan keretakan. Usahakan semuanya masih orisinil suku cadangnya. Bila perlu ajak orang yang tahu dunia otomotif supaya lebih mudah mengidentifikasi kondisinya.

Lihat Bagaimana Kondisi Oli Motornya

Usahakan membuka serta mengukur oli mesinnya. Pastikan ukurannya tidak berlebihan karena suara mesinnya menjadi lebih halus. Saat hal tersebut terjadi, suara asli motor tidak terlihat apakah aslinya berisik atau kasar. Pengecekan ini penting sekali untuk melihat kondisi motor aslinya.

Cek Bagian Speedometernya

Mengecek bagian speedometer itu penting sekali. Pastikan tidak ada bekas pembongkaran dan keretakan. Cek berapa banyak km yang sudah ditempuh kendaraan tersebut. Bila jarak tempuhnya melebihi dari 20ribu km, maka bisa dipastikan komponen mesinnya banyak yang harus diganti. Sehingga anggarannya semakin banyak.

Nyalakan Mesin Motor untuk Melihat Keadaannya

Untuk melihat kondisi mesinnya seperti apa, maka nyalakan mesin motor. Kamu harus mengecek apakah langsam atau bisa langsung stasioner. Kondisi mesin yang bagus harus langsam dengan putaran sekitar 1.500 rpm. Cek juga apakah ada suara kasar dalam mesinnya.

Cek Pada Proses Perpindahan Giginya

Cobalah menjalankan kendaraannya dan melihat posisi perpindahan giginya. Bila rasanya sulit, artinya kampas koplingnya segera habis. Selain itu bila ada bunyi mendesis ketika motor dijalankan, kemungkinan besar bagian gigi primernya segera habis. Sehingga butuh biaya lagi.

Lakukan Pengecekan Rangka Sasis Motor

Cek kelurusan roda belakang serta depannya. pastikan sasis atau rangkanya tidak ada yang bengkok. Bila perlu cobalah dengan mengendarainya 40 km per jam dan injak remnya sedikit mendadak. Ini untuk melihat apakah motornya mudah dikontrol atau tidak dan efektif melihat kelurusan poros stang serta sasisnya.

Lakukan Pengecekan Bila Ada Kebocoran

Cobalah untuk menjalankan motornya lebih lama. Ketika motornya tersebut dijalankan sejauh 500 meter, maka lihat apakah ada oli bocor di bagian sela-sela mesinnya. Selain itu, kamu dapat perhatikan juga pada air radiatornya karena hal itu dilakukan untuk melihat apakah ada kebocoran atau tidak pada bagian tersebut.

Cek Seperti Apa Keadaan Kelistrikannya

Supaya lebih aman, cek lampu dan kelistrikannya. Mulai dari lampu depan, rem belakang, sein, speedometer, klakson, dan elektrik stater motornya. Bila semuanya masih hidup dan berfungsi dengan baik, artinya akinya tidak ada masalah serta semua komponennya aman.

Cek Bagian Kondisi Rodanya

Jangan lupa mengecek kondisi rodanya juga. Perhatikan kelurusan dari roda depan sampai belakang. Sehingga kamu bisa yakin bahwa bagian rangka atau chasisnya tidak bengkok. Karena umumnya motor yang pernah terkena benturan keras atau jatuh pasti chasisnya bengkok.

Sebisa Mungkin Cobalah Melakukan Test Ride

Cobalah untuk melakukan test ride dengan mengendarai motor itu. Sehingga kamu bisa langsung merasakan kondisi kendaraannya apakah ada kelainan atau tidak, mulai dari akselerasi dan handlingnya. Dari sinilah kamu bisa melihat kondisinya lebih jauh saat test ride.

Jangan Lupa Pilih Tipe Motor yang Dibutuhkan

Langkah paling utama yang harus diperhatikan adalah tentukan jenis motornya dulu. Sehingga kamu bisa lebih mudah mencari penjualnya sesuai kebutuhan. Mulai dari motor bebek, matic, atau sport. Dengan menentukan tipenya, itu memudahkan kamu memantaunya secara langsung.

Pilihlah Penjual yang Terpercaya

Mengingat pembelian motor itu tidak menggunakan uang kecil, sebaiknya pilih dari penjual terpercaya untuk menghindari para penipu konsumen. Cari tahu beberapa penjual motor yang terbukti penjualannya tidak pernah mengecewakan konsumennya. Sehingga bisa dipastikan semua barangnya aman, bukan dari hasil curian. 

Pastikan Sistem Kelistrikan Motor dalam Kondisi Normal

Memastikan kondisi kelistrikan itu penting sekali. Cek kondisi kelistrikannya harus berjalan normal dengan menyalakan lampu dan starter elektriknya. Bila masih bekerja dengan sempurna, otomatis komponen kelistrikannya masih bagus. Namun bila ada salah satu yang bermasalah, otomatis sekring atau akinya mungkin juga ada masalah.

Periksa untuk Menghindari Pernah Kecelakaan atau Tidak

Pastikan kondisi motornya yang mau dibeli belum pernah mengalami kecelakaan parah. Kamu bisa melakukan pengecekan sendiri agar tidak tertipu dengan mendirikan motor menggunakan standar 2 motor pada permukaan datar. Bila roda depan belakangnya masih sejajar sempurna, dan stang serta body juga demikian, artinya aman.

Beli Kendaraan yang Sesuaikan dengan Kebutuhan Harian

Pastikan kendaraan yang dibeli harus sesuai kebutuhan. Bila kamu sering melakukan kegiatan perjalanan jarak jauh, maka naked bike yang memiliki stang lebar cocok sekali untuk kamu. Namun bila lebih sering berpetualang masuk hutan, maka sport fairing cocok untuk kamu.

Pastikan Memiliki Bukti Pembelian Transaksi

Meski hanya membeli barang bekas, namun pastikan setiap transaksi pembeliannya harus ada bukti kwitansinya. Hal ini perlu dilakukan ketika kamu melakukan pembelian dari dealer atau perorangan. Pada hal ini sebenarnya untuk menghindari adanya hal-hal buruk yang bisa saja terjadi pada kemudian hari.

Lihat Bila Ada Catatan Perawatannya

Bila perlu, cek catatan perawatannya untuk melihat bahwa kendaraan tersebut terawat dengan baik. Selain itu perhatikan juga apakah kendaraan tersebut pernah dimodifikasi atau tidak. Karena modifikasi terkadang bisa menurunkan dan menaikkan harga jualnya. Terkadang barang modifikasi bisa jadi ilegal jadi perhatikan baik-baik.

Jangan DP sebelum Memastikan Kondisi Motornya

Bila membelinya secara online, sebaiknya jangan bayar DP dulu sebelum bertemu dengan pemiliknya langsung untuk melihat kondisi motornya. Terkadang apa yang diperlihatkan di dunia maya itu berbeda dengan kenyataan. Banyak penjual nakal menawarkan harga terlalu murah namun ternyata barangnya bermasalah.