Bikin Haru ! Supir Bus GH Berhenti Di Jalan Tol Demi Bertemu Dengan Anak Istrinya

Menjadi seorang supir bus merupakan pekerjaan yang penuh tantangan dan risiko. Terlebih pekerjaan seorang supir bus tidak sama dengan karyawan pada umumnya. Apalagi jika bus tersebut melaju antar kota.

Seorang supir bus bisa melakukan pekerjaan hingga berhari-hari tanpa pulang ke rumah. Sebab untuk melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lainnya membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Sehingga waktu seorang supir bus untuk bisa bersama keluarganya bisa dibilang cukup sedikit. Bahkan tidak jarang seorang supir bus hanya bisa bertemu keluarganya dalam waktu sesaat di pinggir jalan.

Seorang Supir Bus Berhenti di Tengah Tol untuk Bertemu Keluarga

Hal ini seperti yang dirasakan oleh seorang supir bus GH bernama Fajar. Di tengah perjalanan, ia menepikan bus yang sedang dikemudikannya untuk bertemu dengan istri dan anaknya.

Tidak banyak waktu yang dihabiskan oleh Fajar ketika bertemu istri dan anaknya. Istrinya hanya memberikan perbekalan bagi Fajar dan setelah itu Fajar kembali mengemudikan bus.

Diketahui bahwa Fajar tinggal di daerah Karang Gede yang merupakan jalur ke arah Gemolong. Untuk ke bisa menemui Fajar di jalan tol, istri beserta anaknya menaiki sepeda motor.

Untungnya kediaman mereka tidak terlalu jauh dari titik bertemu dengan Fajar. Dibutuhkan waktu sekitar 10 – 20 menit dengan mengendarai motor dari rumah hingga sampai ke titik pertemuan tersebut.

Pertemuan Fajar dan istrinya tersebut membuat beberapa penumpang bus merasa kagum. Karena hal ini menunjukkan cinta yang luar biasa dari seorang istri untuk menemui suami di saat tengah bertugas.

Meski pertemuan Fajar dan istrinya terbilang singkat, namun tentu hal ini sangat berkesan bagi Fajar. Karena ia bisa sedikit mengobati rasa rindu pada keluarganya selama bertugas mengemudikan bus.

Jika Anda ingin melihat langsung bagaimana pertemuan Fajar dengan istrinya di pinggir tol, Anda bisa melihat melalui video YouTube. Silahkan klik link https://www.youtube.com/watch?v=iwsDGurKtfo untuk melihatnya.

Video haru mengenai pertemuan Fajar dengan istrinya tersebut diunggah oleh kanal YouTube Cah Bagus Scania. Video yang diunggah pada tanggal 27 Agustus 2021 ini telah mendapatkan view sebanyak 5 ribu.

Kisah haru seorang supir bus yang harus berhenti di pinggir jalan tol agar bisa menjumpai anak beserta istrinya saat tengah dalam perjalanan.


Inilah Rahasia Tersembunyi 5 Kawah Indah YG Ada Di Dataran Tinggi Dieng

Dieng disebut dengan Negeri di Atas Awan. Sebab, lokasinya yang merupakan dataran tinggi. Di sini banyak objek wisata yang dapat dikunjungi. Salah satunya adalah objek wisata kawah.

Inilah 5 kawah yang ada di dataran tinggi Dieng:

Kawah Sibanteng

Letaknya di desa Dieng Kulon. Kawah ini pernah meletus pada Januari 2009. Saat itu kawasan wisata Dieng harus ditutup karena dapat membahayakan wisatawan dan mengantisipasi bahaya keracunan gas. Letusan lumpurnya menyebabkan longsor yang membendung Kali Putih (anak Sungai Serayu). Letusan ini juga terdengar sejauh 2 km. Lumpurnya pun sampai merusak hutan milik Perhutani.

Kawah Sikidang

Kawah ini paling terkenal di antara para wisatawan, karena lokasinya paling mudah dicapai. Dalam bahasa Jawa, kidang berarti kijang. Disebut sikidang karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah, seperti kijang yang melompat-lompat. Unik juga, ya.

Kawah Sileri

Inilah kawah yang paling aktif dan paling sering meletus. Letusan terjadi pada 1944, 1964, 1984, Juli 2003, dan September 2009. Bahkan, saat terjadi letusan yang terakhir, terbentuk 3 celah kawah baru. Di sini terdapat pancaran material setinggi 200 meter. Wah, ini akan jadi objek menarik bagi kamu yang senang fotografi.

Kawah Sinila

Hati-hati ya, kalau berkunjung ke sini. Tempatnya cantik, tapi semua kawah ini berpotensi untuk meletus. Pada 1979, Kawah Sinila pernah meletus. Warga berlarian keluar rumah, tapi terperangkap oleh gas beracun karbondioksida yang keluar dari Kawah Timbang, akibat letusan Sinila. Ternak-ternak pun mati keracunan.

Kawah Timbang

Lokasinya paling dekat dengan Kawah Sinila. Kawah Timbang tidak begitu aktif, tetapi merupakan sumber karbondioksida konsentrasi tinggi.  Zat ini beracun dan pernah menewaskan korban pada 1979. Lalu, pada 31 Mei 2011, Kawah Timbang kembali mengeluarkan CO2 (karbondioksida) disertai gempa.

Pemandangan di sekitar kawah-kawah ini sangat cantik. Kamu bisa berwisata ke sana, namun tetap harus selalu berhari-hati, ya.