Alasan Lumpur Lapindo Belum Berhenti Menyembur Sampai Sekarang

Lumpur lapindo adalah semburan lumpur paling besar yang pernah terjadi di dunia. Bahkan masih terus berlanjut hingga saat ini dan tidak dapat diprediksi kapan akan berhenti.

Anda pasti sudah pernah mendengar lumpur lapindo. Bencana ini dimulai ketika Lapindo Brantas milik Bakrie melakukan pengeboran sumur di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2006.

Alasan Lumpur Lapindo terus Menyembur

Explorasi gas yang dilakukan Bakrie menargetkan kedalaman 8.500 kaki untuk mendapatkan minyak bumi. Menurut prosedur pengeboran, Bakrie diharuskan memasang gasing pada berbagai kedalaman dengan ukuran berbeda-beda.

Akan tetapi, Bakrie mengabaikan pentingnya pemasangan gasing dan terus mengebor tanah. Akibatnya alat mereka pecah dan lumpur meluap dari dalam bumi. Bencana ini telah menyebabkan banyak kerugian terutama bagi masyarakat setempat.

Sebanyak 6 Desa di 3 Kecamatan tenggelam dimana 25 ribu warga harus mengungsi dan 8.200 warga dievakuasi. Sementara dampak lainnya adalah 10.426 rumah hunian dan 77 ribu rumah ibadah tergenang.

Tidak berhenti sampai disitu, sebanyak 600 hektare lahan terendam bahkan 30 pabrik hancur. Hal ini menyebabkan 1.873 pekerja pabrik harus kehilangan sumber pendapatan mereka.

Kerugian yang diderita masyarakat setempat mencapai angka Rp 4 triliun. Jumlah kerugian tersebut dibayar oleh Bakrie dan ditalangi oleh Pemerintah sebagai bantuan. Akan tetapi pembayaran ganti rugi masih belum tuntas hingga sekarang.

Direktur WALHI Jawa Timur, Rere Christanto menyatakan bahwa ganti rugi yang diberikan Bakrie dengan ditalangi Pemerintah hanya sebatas pada jual beli lahan. Tidak mencangkup degradasi fungsi lingkungan yang dirasakan masyarakat setempat.

Secara umum, lumpur lapindo terus menyembur karena disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama adalah kesalahan pengeboran yang berdampak pada sumur bocor sehingga lumpur dari dalam bumi terus meluap.

Tidak diketahui berapa volume lumpur tersebut, bahkan terdapat terusan yang menyuplai lumpur dari komplek vulkanik. Sehingga sulit dipastikan apakah semburannya dapat terhenti pada masa mendatang.

Video mengenai bencana ini dapat Anda simak melalui https://www.youtube.com/watch?v=SmCg8bB9XL4. Video di channel Daftar Populer tersebut diunggah pada 2 September 2020 dan mencapai 7.671.682 di tanggal 8 Oktober 2021.

Selain memberikan ganti rugi, solusi yang ditawarkan untuk mencegah lumpur semakin meluas ialah dengan membangun tanggul. Tanggul tersebut terus dibangun dan ditinggikan. Namun meski begitu, tidak dapat menutup kemunculan lumpur dari dalam bumi.

Lumpur lapindo belum berhenti menyembur sampai sekarang meskipun sudah dibangun tanggul di sekitarnya simak artikel ini untuk mengetahui penyebabnya

Inilah 7 Fakta Songket YG Perlu Kamu Ketahui

Beberapa daerah di Indonesia mengenal kain songket sebagai kain tradisionalnya. Salah satu daerah tersebut adalah Palembang. Mengapa kain songket begitu dibanggakan? Apa sih, istimewanya?

Inilah 7 fakta tentang kain songket yang perlu kamu ketahui:

1. Tradisi Melayu

Kata “songket” diambil dari kata “sungkit”, yang merupakan gabungan Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia, yang artinya mencungkil atau mengait. Cara membuat songket memang dicungkil atau dijumput, kemudian diselipkan dengan benang emas.

2. Kain Mewah

Songket adalah kain mewah. Kain ini tidak dipakai saat melakukan kegiatan sehari-hari, tapi dikenakan pada acara istimewa, seperti upacara pernikahan, pesta, kenduri, dan perayaan-perayaan penting lainnya.

3. Hanya Boleh Ditenun oleh Perempuan

Secara tradisi, kain songket hanya boleh ditenun oleh anak perempuan atau gadis remaja. Namun, seiring berjalannya waktu, kini banyak juga laki-laki yang menenun songket.

4. Proses Pembuatannya Rumit

Proses pembuatan songket masih menggunakan alat tenun tradisional. Kain harus melalui delapan tahap pembuatan, barulah menjadi sepotong kain.

5. Motif Makanan Kegemaran Raja

Kain songket dibuat oleh perempuan-perempuan di desa. Motif-motifnya pun mengikuti kreativitas para penenun dan biasanya sesuai dengan motif yang terdapat di desa masing-masing. Penamaan motif tak jarang menggunakan nama-nama makanan khas Melayu, misalnya motif srikaya, motif wajik, dan talam. Konon, makanan-makanan ini adalah kue kesukaan raja.

6. Dikenal dari Pedagang

Menurut sejarah, asal mula songket Palembang diperkenalkan oleh para pedagang dari Tiongkok, India, dan Arab.

7. Berasal dari Kejayaan Kerajaan Sriwijaya

Songket Indonesia yang paling terkenal adalah dari Palembang. Songket ada yang terbuat dari benang emas. Konon, keindahan songket ada kaitannya dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Itulah 7 fakta keunikan kain songket. Ada yang ingin menambahkan?