Karena Tidak Laku, Perusahaan Mobil ini Terpaksa Hengkang dari Indonesia

Perekonomian Indonesia memang berjalan lebih lambat, alhasil hal tersebut berdampak pada beberapa industri salah satunya perusahaan mobil. Meskipun pengguna mobil cukup banyak, nyatanya hal tersebut tidak menjamin bahwa perusahaan mobil ini akan sukses.

Penjualan mobil pada tahun 2019 sempat mengalami penurunan menjadi 1.030.126 unit, menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Penurunan tersebut membuat beberapa perusahaan mengalami kebangkrutan, dan hengkang dari negara ini.

Pertumbuhan ekonomi memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan industri, dan jika ekonomi di Indonesia tidak juga mengalami pemulihan, maka bukan tidak mungkin bahwa beberapa perusahaan dari industri berbeda juga mengalami kebangkrutan.

Deretan Perusahaan Mobil yang Mengalami Kebangkrutan

Bangkrut memang menjadi istilah umum yang terjadi pada dunia usaha, jika bisnis yang telah kita bangun tidak berhasil dan belum juga mengalami kemajuan, maka dapat dikatakan bahwa bisnis tersebut tidak dapat bertahan dan harus gulung tikar.

1. PT Timor Putra Nasional

Pada tahun 1996, PT Timor milik Tommy Soeharto berhasil memproduksi mobil nasional bernama Timor. Belakangan diketahui bahwa mobil sedan ini, hanya membranding kembali mobil Kia Sephia.

Penjualan Timor sempat mengalami peningkatan di pasaran, dengan harga yang cukup murah 35 juta. Namun pada taun 1997 saat terjadi krisis moneter, PT Timor juga mengalami kebangkrutan dan tidak lagi memproduksi mobil.

2. PT Proton Edar Indonesia

Merupakan perusahaan asal Malaysia, yang mulai melakukan ekspansi pada tahun 2007. Karena sengitnya persaingan industri, membuat Proton harus menutup perusahaannya pada tahun 2017.

3. PT General Motors Buana Indonesia

Di tahun 1994 PT General Motor Buana membangun pabrik perakitan, di daerah Pondok Ungu Bekasi, Jawa Barat. Pada pabrik tersebut perusahaan merakit mobil buatan Jerman Opel Blazer, namun krisis moneter di tahun 1997 tidak bisa membuat perusahaan ini untuk terus bertahan.

4. PT Unicor Prima Motor

Berdiri pada tahun 2006, dan menjadi perusahaan pertama yang memproduksi mobil Cherry di Indonesia. Namun pada tahun 2009 hingga 2011, penjualannya tidak mengalami peningkatan sehingga perusahaan harus menutup pabriknya.

Namun pada tahun 2012 Cherry sempat kembali diproduksi, melalui perusahaan PT Cherry Mobil Indonesia. Namun hanya setahun berlalu, PT Cherry Mobil Indonesia juga mengalami kebangkrutan.

5. PT Geely Mobil Indonesia

Pada tahun 2010, perusahaan asal China ini memulai peruntungannya di negara ini. Pada tahun 2011 Geely berhasil menjual sebanyak 1022 unit, kemudian mengalami penurunan di tahun 2013, dan sejak itu PT Geely Mobil Indonesia harus ditutup.

6. PT Motor Image Indonesia

Karena tersandung kasus pajak, PT Motor Image harus hengkang pada 2013. Disebabkan karena pemalsuan dokumen pajak import tahun 2013, sehingga beberapa aset harus disita oleh pemerintah.

7. Ford Motor Indonesia

Pada tahun 2016, Ford menutup dealernya, karena perusahan ini sulit berkompetisi dengan para pesaingnya, sebab tidak memiliki fasilitas produksi di Indonesia karena harus diimpor dari negara asalnya, dan membuat nilai jualnya cukup mahal.

8. PT Nissan Motor Indonesia

Produk buatan Nissan yaitu Infinity harus berhenti diproduksi, karena kalah saing dengan produk merek lain yang lebih laku di pasaran.

9. Datsun

Datsun juga harus berhenti berproduksi di tahun Januari 2020, karena kenaikan pajak dan kondisi ekonomi yang tidak menentu di Indonesia.

10. PT General Motors Indonesia

Chevrolet juga mengalami perhentian produksi sejak Maret 2020, karena kehilangan pasar dan sulit berkompetisi dengan model yang diluncurkan kompetitornya.

Melalui akun Auto Populer, Anda bisa menyaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=jxB9fIVVfT4. Tayangan yang dirilis pada tanggal 16 Desember 2020 ini, berhasil mendapat 2.742.308 penonton.

Perkembangan suatu industri memang tidak bisa ditebak, minat masyarakat akan produk dari suatu perusahaan juga tidak selalu mengalami peningkatan.


Pria Ini Putuskan Ke Curug Cikaso Sukabumi YG Misterius

Air terjun Cikaso, merupakan salah satu air terjun yang terletak di selatan Kabupaten Sukabumi. Air terjun ini juga dikenal sebagai Curug Luhur, namun nama Curug Cikaso lebih dikenal masyarakat sekitar dikarenakan aliran airnya berasal dari anak sungai Cikaso.

Curug Cikaso terbentuk dari tiga titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi dimana di bagian bawah air terjun ini terdapat kolam dengan warna air hijau kebiru-biruan.

Kedua titik air terjun dapat terlihat dengan jelas sedangkan yang satu agak tersembunyi dengan tebing yang menghadap ke arah timur. Masing-masing air terjun mempunyai nama masing. Yang kiri bernama Curug Asepan, tengah bernama Curug Meong dan kanan bernama Curug Aki.

Ketiga curug ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar tebingnya sekitar 100 m. Aliran air di kolam ini berlanjut ke Muara Tegal Buleud, Kab. Sukabumi. Kolam tersebut dapat digunakan untuk berenang, namun adanya pengawasan penjaga, dikarenakan kedalaman kolam ini mencapai 15 m.