Membuat Telur Asin Sendiri Tanpa Abu atau Bata, Ide Bisnis Bagus

YouTube video

Bisa membuat telur asin tanpa batu bata atau abu seperti teknik tradisional terdengar menyenangkan untuk dicoba. Tidak lagi perlu kotor-kotor, Anda bisa membuat telur asin sendiri sekarang di rumah dan rasanya tidak kalah enak.

Para pecinta telur asin, dengan mengikuti cara ini, telor bebek atau telor ayam bisa Anda bikin sendiri hanya dalam hitungan 10 hari jadi dimakan. Ini juga cocok jadi ide bisnis rumahan modal kecil dan sangat mudah ditiru.

Dari penjelasan channel Youtube TheHasanVideo mengenai pembuatan telur asin di rumah, ada metode sederhana dan gampang untuk ditiru. Anda bahkan bisa menambah variasi rasa pada hasil telur yang dibuat.

Membuat Telur Asin Selain Metode Biasa

Untuk mulai pembuatan telur asin, Anda perlu menyiapkan semua bahan dan alat yang diperlukan. Yaitu telur mentah yang masih segar, ini bebas bisa ayam atau bebek. Kemudian bumbu berupa bawang merah, putih, cabe merah besar, cabe merah keriting, dan rawit.

Anda juga perlu menyiapkan alat berupa toples untuk menyimpan telor nantinya. Sama tambahan lainnya yakni garam dan air. Siapkan sekitar 250gr garam untuk satu kilogram telur. Airnya disesuaikan dengan wadah nantinya.

Langkah pertama adalah membersihkan telur, gunakan alat penggosok untuk membuat kulit telur lebih bersih dan terbuka pori kulitnya, kemudian ditiriskan. Selanjutnya bahan bumbunya dicincang kasar dan jumlahnya sesuaikan selera saja.

Tahapan berikutnya ialah memanaskan ait di atas kompor dan masukkan garam. Ini direbus hingga mendidih kemudian setelahnya angkat panci serta diamkan agak mendingin sebelum bumbu dicampurkan dalam larutan tersebut.

Pada toples yang disiapkan tadi, susun telur dengan baik, Anda bisa menggunakan wadah apapun dengan penutup. Tuangkan larutan garam dan bumbu ke wadah hingga telur tertutup sempurna.

Gunakan bungkusan berisi air untuk menekan telur yang kemungkinan bisa mengambang selama proses di atas wadah. Selanjutnya tinggal ditutup dan tunggu selama 10 sampai 15 hari. Semakin lama tentu rasa asin akan lebih kuat pada telurnya.

Jika sudah masuk hari yang diinginkan, Anda tinggal mendidihkan telur beserta larutannya hingga telur matang. Anda sebaiknya menggunakan api sedang dan kecil untuk mencegah retakan pada kulit telur.

Setidaknya rebus telur 30 menit untuk mendapatkan hasil optimal. Tinggal ditiriskan, telur asin siap dinikmati. Jika hasil telur asin akan dijual sebaiknya gosok kulit dengan bersih lalu dikeringkan untuk tampilan lebih cantik.

Pembuat Video: Channel Youtube TheHasanVideo

Artikel Terbaru


Mengunjungi Pontianak; Kota Unik Di Pertemuan Sungai Kapuas Dan Sungai Landak

YouTube video

Kota Pontianak merupakan ibukota provinsi Kalimantan Barat; kota ini memiliki sebutan populer sebagai kota Khatulistiwa karena di Slantan yang terletak pada sisi utara kota terdapat tugu Khatulistiwa.

Pontianak merupakan kota yang dilalui 2 sungai besar; Sungai Kapuas dan Sungai Landak kemudian diabadikan dalam lambang kota tersebut. Hari lahir kota Pontianak diperingati pada setiap 23 Oktober; pada tanggal tersebut di tahun 1771 kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie dengan membuka lahan di pertemuan Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak.

Syarif Abdurrahman kemudian dikukuhkan sebagai Sultan Pontianak pada 1778; pusat pemerintahan Kesultanan Pontianak ditandai dengan pendirian Istana Kadariah dan Masjid Jami’ yang kini dikenal sebagai Masjid Sultan Syarif Abdurrahman. Letak Istana Kadariah kini masuk ke dalam wilayah Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.

Pemilihan nama Pontianak disebut – sebut berasal dari sebuah kisah Syarif Abdurrahman yang sering mendapat gangguan hantu Kuntilanak ketika tengah menyusuri sungai Kapuas.

Dalam kisah tersebut diceritakan bahwa Syarif Abdurrahman berusaha mengusir Kuntilanak tersebut dengan menggunakan tembakan meriam dan pada suatu ketika meriam tersebut jatuh. Tempat jatuhnya meriam tersebutlah yang kemudian menjadi cikal bakal kota Pontianak; tepatnya di Kampung Beting yang berada pada persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak.

Ada beberapa tempat menarik yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Pontiakan; salah satunya adalah Istana Kadriah yang merupakan istana tempat pusat pemerintahan Kesultanan Pontianak yang didirikan oleh Sultan Syarif Amdurrahman Alkadrie.

Istana atau Keraton Kadriah dapat dikunjungi di Jalan Tritura kota Pontianak. Bangunan istana dengan arsitektur khas Islam ini dibuat dari kayu belian; kayu yang juga disebut dengan kayu besi di Kalimantan ini dikenal dengan kekuatan dan daya tahannya.

Dominasi warna kuning terlihat jelas pada sisi muka Istana Kadriah yang juga dihiasi dengan meriam kuno peninggalan Jepang serta Portugis. Istana Kadriah kini berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan sultan; mulai dari singgasana, foto – foto hingga koleksi unik seperti Al Qur’an tulisan tangah yang ditulis sendiri oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Sinka Island Park merupakan tujuan wisata lain yang cocok dikunjungi bersama keluarga. Taman rekreasi terpadu ini terletak di Teluk Ma’jantuh, Singkawang; pengunjung dapat menikmati keindahan pantai sekaligus mengunjungi berbagai macam wahana rekreasi seperti kolam renang dan kebun binatang.

Sinka Zoo merupakan sebuah kebun binatang mini dengan koleksi kurang lebih 200 ekor satwa dari 62 species.

Pantai Banjau yang berada di dalam kompleks Sinka Island Park memiliki tepian berbatu sehingga kurang cocok untuk digunakan berenang; namun lokasi tersebut dapat menjadi sebuah lokasi untuk mengabadikan momen bersama yang sangat menarik. Pengunjung taman rekreasi ini juga dapat menyeberang ke Pulau Simping dengan menggunakan jembatan kayu.

Selain menikmati keindahan laut dan pemandangan pantai; pengunjug juga dapat melihat keberadaan sebuah kelenteng kecil di pulau tersebut.

Wisatawan yang gemar memanjakan lidah juga dapat berburu kuliner unik di kota Pontianak; namun satu hal yang harus diperhatikan bagi wisatawan muslim untuk berhati – hati dalam memilih makanan.

Ada banyak menu makanan unik dan menarik yang menggunakan daging babi mengingat pengaruh budaya Tionghoa yang begitu kental di Pontianak. Salah satu pilihan makanan unik dan aman untuk disantap siapapun adalah sagu gunting yang juga lazim disebut Ce hun tiao atau Su fun tiao.

Kuliner unik ini menggunakan bahan utama sagu yang dicampur dengan ketan hitam, bongko serta kacang merah serta ditambah dengan kuah manis campuran gula merah dan susu. Makanan menyegarkan ini terbilang mulai jarang; namun masih ada penjual sagu gunting masih dapat ditemui di Jalan Tanjung Pura dan Jalan Waru.

Related Posts