Mengenal Miangas, Garda Depan Indonesia Bagian Utara

Indonesia memang tidak pernah kehabisan pesona alamnya, mulai dari Sabang sampai Merauke. Sebuah video dari Detikcom bersama Bank BRI menampilkan salah satu pulau di Indonesia dengan keindahan alamnya, yaitu Pulau Miangas.

Video tersebut menampilkan berbagai sudut Pulau Miangas yang sangat menarik dan kita akan diajak untuk melihat secara singkat bagaimana kehidupan penduduk Pulau Miangas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam transaksi.

Bersama Bank BRI, Detikcom membuat video untuk program Tapal Batas yang membahas tentang perkembangan infrastruktur, ekonomi dan wisata di beberapa wilayah terdepan, termasuk di Pulau Miangas kali ini.

Mengenal Pulau Miangas Lebih Dekat

Pulau Miangas berada di ujung Utara Indonesia dengan lokasi yang lebih dekat dengan negara Filipina. Video tersebut menampilkan cara bagaimana kita bisa berkunjung ke lokasi, yaitu dengan penerbangan dari Jakarta ke Manado.

Setelah itu, perjalanan akan dilanjutkan menggunakan pesawat jenis ATR ke Melangoane dan kemudian berakhir di Miangas. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar5,5 jam, tapi penerbangan ke Miangas hanya tersedia pada hari Minggu.

Pulau ini memiliki penduduk sekitar seribu jiwa yang masuk ke dalam Kabupaten Talaut, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau dengan luas 3,2 KM2 ini merupakan daerah strategis nasional karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina.

Bahkan, perjalanan laut menuju Kota Davao, Filipina lebih cepat, yaitu 3 jam dibandingkan perjalanan laut ke Ibu Kota Talaut yang justru membutuhkan waktu sekitar sehari semalam.

Pulau Miangas memiliki dukungan spesial dan dekat dengan Filipina sejak dulu. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat pulau Miangas, seperti kegiatan barter untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hubungan lain terjadi karena adanya banyak pernikahan antara masyarakat asli Miangas dengan masyarakat Filipina. Tidak heran jika Anda akan menemukan banyak keturunan Filipina di pulau garda terdepan Utara Indonesia ini.

Sebagian besar penduduk Pulau Miangas bekerja mencari ikan, berkebun hingga berdagang. Perekonomian masyarakat Miangas semakin tumbuh dengan adanya BRI sebagai satu-satunya bank yang ada di Pulau Miangas sejak tahun 2016.

Jika dulu harus menunggu 2 minggu sampai 1 bulan untuk mengirim uang, maka sekarang semakin mudah dengan adanya bank BRI. Hingga saat ini, video Detikcom yang diterbitkan pada 27 September 2019 berhasil ditonton sekitar 5,2juta kali.

Pembuat Video: Detikcom bersama Bank BRI


Alas Purwo, Taman Nasional di Banyuwangi yang Mempesona

Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur belakangan mulai dikenal luas oleh masyarakat, terutama para pecinta travelling karena menawarkan keindahan alam yang tidak kalah dari Bali yang ada di seberang. Selai Kawah Ijen, Banyuwangi juga memiliki beberapa tempat lain yang beberapa waktu belakangan hangat diperbincangkan oleh para traveler, terutama yang menyukai wisata alam. Salah satu destinasi wisata di Banyuwangi yang menyedot perhatian pecinta travelling adalah Taman Nasional Alas Purwo. Taman nasional seluas 434.20 km persegi ini memiliki banyak sekali tempat menarik yang menawarkan keseruan dan pengalaman berbeda.

Sebagai sebuah taman nasional, Alas Purwo menawarkan pesona alam liar yang terbilang cukup menantang. Mejelajahi setiap jengkal taman nasional ini akan memberikan pengalaman menarik dan tak terlupakan. Apa saja yang bisa ditemukan di kawasan Taman Nasional Alas Purwo? Berikut kami memiliki beberapa destinasi menarik yang dapat dikunjungi:

Savana Sadengan

Savanna ini merupakan destinasi wisata andalan di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Di tempat ini, wisatawan akan dapat melihat kehidupan binatang – binatang liar langsung di habitat aslinya. Terdapat sebuah menara tiga lantai yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk melihat perilaku binatang – binatang liar dari ketinggian.

Ada beberapa jenis binatanga yang dapat ditemui di Savana Sadengan, di antaranya rusa, babi hutan hingga banteng dan beberapa jenis burung. Waktu terbaik untuk mengunjungi savanna ini adalah saat pagi hari atau sore hari ketika binatang – binatang berkumpul.

Pantai

Di kawasan Taman Nasional Alas Purwo terdapat beberapa pantai yang bisa dikunjungi oleh wisatawan yakni pantai Plengkung, Trianggulasi, Pancur, Ngagelan dan Pantai Cungur. Masing – masing pantai memiliki ciri khas sendiri – sendiri, yaitu:

  1. Pantai Plengkung adalah pantai yang paling terkenal, terutama di kalangan para peselancar karena memiliki ombak yang tinggi dan berjajar tiga lapis. Pantai ini juga dikenal dengan sebutan G-Land. karena karakteristik ombaknya yang sangat baik, pantai ini beberapa kali dipakai untuk menggelar event surfuing bertaraf internasional.
  2. Pantai Trainggulasi menawarkan hamparan pasir putih yang begitu cantik. Pantai ini cukup sepi karena terbilang sulit untuk diakses. Namun, justru karena itulah, wisatawan ingin mengunjungi pantai ini. karena lokasinya yang berada persis di tepi taman nasional, beberapa binatang liar sering terlihat. Di akses jalan masuk pantai ini terdapat sebuah pura kuno bernama Pura Luhur Giri Salaka yang hingga saat ini masih digunakan oleh para pemeluk Hindu.
  3. Pantai Pancur memiliki pesona yang tak kalah menakjubkan. Memiliki pasir putih dan air laut yang biru, pantai ini sering dipakai oleh komunitas – komunitas untuk berkemah. Tidak jauh dari pantai, terdapat sebuah goa bernama Goa Istana. Terdapat pula sebuah sendang atau kolam yang dikeramatkan, yakni Sendang Srengenge.
  4. Pantai Ngagelan menawarkan pengalaman berbeda, yaitu menyaksikan penyu bertelur. Ada empat jenis penyu yang biasa menggunakan pantai ini sebagai tempat bertelur. Wisatawan juga bisa terlibat langsung dalam kegiatan pelepasan anak penyu ke laut lepas.
  5. Pantai Cungur adalah pantai di mana wisatawan akan dapat melihat beberapa jenis burung liar. Selain burung lokal, pada waktu – waktu tertentu beberapa jenis burung migran mendarat dan beristirahat di pantai ini. oleh sebab itu, pantai ini sering diguanakan sebagai tempat penelitian.
  6. Hutan Mangrove Bedul
    Ini adalah kawasan ecotourism yang sudah sangat dikenal. Hutan mangrove Bedul adalah yang terluas di Pulau Jawa. Untuk berkeliling, wisatawan bisa menyewa perahu nelayan.

Akses menuju Taman Nasional Alas Purwo tidaklah sulit. Wisatawan yang berangkat dari Banyuwangi hanya tinggal mengikuti jalur menuju Kecamatan Rogojampi – Srono – Muncar – Tegaldlimo kemudian menyusuri jalan sekitar 10 km melalui jalan berbatu dan menemukan pos Perhutani yang merupakan gerbang masuk ke dalam Taman Nasional.