Luar Biasa. Kelihatan 1 Badan. Pak Ambo Datang, Buaya Raksasa Putri Auto Datang.

Siapa sih yang tidak ngeri melihat dan berdekatan dengan buaya muara yang sangat besar? Tapi di hadapan pak ambo, buaya bernama putri itu dianggapnya menggemaskan. Lucunya, seperti anaknya sendiri pak ambo saling melepas rindu dan sayang dengan sang buaya.

YouTube video

Video ini menceritakan perjalanan pak ambo mendatangi buaya muara bernama putri untuk kemudian diberinya makan dan saling bercanda tawa.

Dalam video atau konten yang diupload oleh Fitriyani RISKA ini, pak ambo bersama Riska mendatangi putri yang merupakan buaya muara besar di perairan alam bebas.

Di kampungnya yang berada di daerah aliran sungai, bapak/ambo mempersiapkan makanan berupa daging untuk diberikan pada yang dirindukannya di tempat lain.

Bersama Riska (cici), pak Ambo pun mulai menghidupkan mesin perahu atau sampang kecil untuk bersiap berangkat.

Kekangenan yang begitu dalam karena lama tak bertemu membuat pak ambo tak ingin berlama-lama untuk segera menjalankan sampangnya.

Di tengah perjalanan, pak ambo menceritakan kisahnya bersama yang akan dituju. Belum sempat berhenti betul perahu pak ambo, seekor buaya muara yang sangat besar datang menuju perahu.

Rupanya mesin perahu pak ambo memang sudah sangat familiar bagi putri, sebutan dari pak ambo untuk buaya muara yang disayanginya. Buaya dengan panjang hampir 3 meter itu dengan perlahan mendekati perahu karena sudah tahu bahwa pak ambo akan memberinya makan.

Sesampainya di samping perahu, pak ambo pun langsung memberi makan putri yang memang sudah lapar. Sedikit demi sedikit daging yang dibawa pak ambo diberikannya pada putri. Pak ambo yang juga sudah lama tak bertemu putri juga terlihat antusias memberikan makan.

Seperti memberi makan pada seekor ayam, pak ambo tak merasakan ketakutan atau ragu.

Bahkan saat berinteraksi dengan buaya muara yang hidup di alam liar tersebut. Ternyata, pak ambo mengatakan bahwa dirinya dan putri atau si buaya muara tadi memang sudah lama akrab.

Setelah memberi makan, pak ambo yang masih rindu pun belum mau beranjak pergi. Seperti pertemuan anak dan orangtuanya, pak ambo dan putri pun saling bermanja-manja sebelum benar-benar pergi.

Video ini dibuat oleh Fitriyani RISKA, 2 Maret 2021, dan telah ditonton 6 juta kali.

Artikel Terbaru


Bansos Tunai Rp300 Ribu Sudah Cair, Siapkan NIK Dan Cek Nama Penerima (Februari 2021)

Bayangkan kehidupan yang pas-pasan dan cenderung sulit sebelum adanya pandemi Covid 19, sekarang ditambah dengan keadaan sulit karena pembatasan karena wabah. Jelas lebih sulit daripada sebelumnya.

Banyak sektor yang terpengaruh oleh adanya pandemi ini seperti pendidikan, ekonomi, pariwisata, dan lainnya. Beberapa upaya sudah dilakukan oleh pemerintah dalam menanggulanginya.

Walaupun sedikit membantu setidaknya bisa meringankan beban keluarga kurang mampu tersebut. Dengan program bantuan sosial tunai yang diluncurkan kemarin senin tanggal 4 Januari oleh Presiden Joko Widodo dan Mensos Tri Rhismaharini.

Selain bantuan sosial tunai juga masih ada 2 jenis bantuan lainnya yaitu BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai sekarang menjadi BSP atau Bantuan Sosial Pangan. Serta PKH atau Program Keluarga Harapan.

YouTube video

Membantu Meringankan Beban Keluarga yang Tidak Mampu

Bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat ini tidak lain ditujukan untuk membantu meringankan beban keluarga, terutama keluarga kurang mampu. Dan membantu lapisan masyarakat lainnya yang terdampak pandemi.

Kita tidak bisa menyalahkan siapapun untuk wabah yang sedang melanda seluruh Indonesia bahkan dunia ini. Pemerintah sudah memberikan upaya terbaik dalam menangani penyebaran wabah dan prosedur demi mencegahnya.

Dengan adanya wabah tersebut membuat beberapa lapisan masyarakat memiliki beban lebih yang harus ditanggung. Karena dirasa efektif membantu, pemerintah melanjutkan program bantuan sosial tunai pada tahun 2021 ini.

Walaupun nominal untuk per keluarganya tidak besar tetapi tentu akan sangat membantu bagi yang membutuhkan. Bantuan sudah mulai disalurkan pada tanggal 4 Januari kemarin.

Target KPM atau Keluarga Penerima Manfaat untuk BST ini adalah 10 juta. Angka tersebut sudah untuk seluruh 34 provinsi di Indonesia termasuk daerah Jabodetabek.

BST untuk yang Belum Mendapatkan Bansos

Bantuan Sosial Tunai atau BST ini diutamakan untuk yang sebelumnya belum menerima bansos. BST dan bansos lainnya ini diharapkan akan bisa membantu dalam memicu kebangkitan ekonomi di Indonesia.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar perkembangan ekonomi nasional kembali bangkit dikarenakan terdampak pandemi.

Terdapat beberapa tahapan dalam pencairan dana Bantuan Sosial Tunai ini. Yaitu sebanyak 4 tahap, mulai dari bulan Januari, dilanjutkan Februari hingga April. Per bulannya tiap Keluarga Penerima Manfaat akan diberikan 300 ribu.

Penyaluran Dana Bantuan oleh Pemerintah

Pemerintah dibantu oleh PT. Pos Indonesia dan HIMBARA dalam menyalurkan bantuan sosial ini. Jika KPM penerima belum memiliki rekening bank di HIMBARA nantinya bantuan akan disalurkan melalui Pos Indonesia.

Di kantor Pos sendiri sudah memiliki jadwal tertentu untuk mencairkan dana bansos tunai tersebut. Hal tersebut dilakukan demi menghindari kerumunan dan menjaga protokol kesehatan demi mencegah penyebaran wabah.

Untuk KPM yang sebelumnya sudah memiliki rekening di HIMBARA (Himpunan Bank Negara) seperti BTN, Bank Mandiri, BRI dan BNI nanti dana bantuan bisa disalurkan langsung melalui rekening tersebut.

Untuk Anda yang ingin melakukan pengecekan apakah termasuk dalam penerima bantuan sosial tunai ini atau tidak bisa dicek lewat website resmi kemensos, di dtks.kemensos.go.id.

Tinggal masukkan NIK yang sebelumnya sudah terdaftar serta nama sesuai KTP. Tinggal nanti cocokkan data ID Anda apakah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

Alternatif lain untuk melakukan pengecekan adalah dengan mendatangi Dinas Sosial setempat. Tanyakan kepada petugas disana, apakah tersedia datanya atau tidak untuk mengecek penerima bansos.

Pada tahun 2021 sudah dianggarkan untuk bantuan sosial sebesar 110 triliun Rupiah di dalam APBN 2021. Anggaran tersebut tentunya ditujukan untuk masyarakat terdampak Covid 19 di seluruh wilayah Indonesia.

Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=4UMSuZCLj8w 

Tanggal Penerbitan : 5 Januari 2021

Jumlah View : 30.700

Related Posts