Semua Orang Yang Datang Nggak Boleh Bayar. Gratis Semua Barang… Apapun belanjaannya…

YouTube video

Keluarga Baim dan Paula memang selalu membuat konten untuk akun Youtube dengan tema berbagi. Mereka gencar untuk menebar kebaikan, juga berbagi kepada orang yang kekurangan.

Salah satu video yang diunggah oleh Baim dan Paula pada kanal Youtubenya tersebut, ia terlihat bekerja sama dengan kasir mini market. Dengan memberikan pembayaran gratis, bagi siapapun yang berbelanja tanpa ada batas limit.

Kegiatan ini tentunya sangat menginspirasi, serta bisa mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan yang serupa kepada orang lain.

Berbagi Kebaikan di Mini Market Bersama Baim

Pada awal video, terlihat Baim memasuki mini market dan meminta uang kepada kasir tersebut. Namun kasir menjawab, bahwa ia belum memiliki uang karena belum mendapat THR.

Baim pun langsung menawarkan, apakah sang kasir tersebut mau diberikan uang dan berapa nominal yang ia inginkan. Sang kasir hanya menjawab, seikhlasnya saja. Kemudian Baim menjelaskan misinya kepada kasir tersebut.

Bahwa ia akan menanggung biaya yang para pelanggan tersebut beli, jadi saat mereka mau membayar kasir tersebut cukup mengatakan bahwa barang tersebut gratis serta ditambahkan alasan lain.

Kemudian tim Baim mulai mengatur penempatan kamera, agar bisa melihat para pelanggan yang akan berbelanja. Target pertama pun masuk, dan ia hendak ingin menarik saldo dana miliknya. Kemudian saat ingin membayar, pembayarannya gratis sehingga ia tidak jadi membayar.

Kemudian datang pelanggan baru seorang ibu dan anaknya, yang hendak ingin membayar belanjaannya. Ibu-ibu pun terlihat bingung, namun senang karena belanjaannya tidak dipungut biaya.

Pelanggan selanjutnya yang ingin membayar, terlihat kaget karena ia tidak harus membayar. Pelanggan lainnya yaitu seorang bapak bersama anaknya, juga terlihat bingung namun senang karena pembayarannya gratis.

Pelanggan terus berdatangan, dan saat mereka diberi tau bahwa pembayarannya gratis, mereka tampak kaget juga berterima kasih serta mendoakan kebaikan kepada kasir dan mini market tersebut.

Setelah beberapa pembeli telah berbelanja di mini market tersebut, baim dan tim akhirnya kembali masuk ke dalam untuk mengecek keadaan. Kemudian semua bill pembelian dijumlah, dan biayanya akan ditanggung oleh Baim.

Setelah misi selesai, baim dan tim akhirnya pulang, misi pun terlaksana dengan baik. Video di channel Baim dan Paula tersebut diunggah sejak 3 Mei 2021, namun penontonnya tetap bertambah hingga saat ini mencapai 3.291.546. Anda juga bisa menyaksikan video tersebut melalui https://www.youtube.com/watch?v=f5tKzZE2dNg .

Artikel Terbaru


Rumput Tetangga Lebih Hijau Dari Rumput Sendiri, Tapi ….

Rumput Tetangga Lebih Hijau? Hahaha. Anda tidak sendiri. Banyak orang juga mengalaminya.

Ada saatnya ketika kamu melirik ke orang-orang di sekitarmu. Mereka tampak jauh lebih bahagia dibandingkan dirimu sendiri.

Mereka memiliki semua yang ingin kamu miliki.

Mereka mendapatkan segalanya, lebih dari yang kamu punya. Hingga ada perasaan, kamu pun ingin seperti mereka.

Rasa iri pun timbul.

Sampai-sampai kamu kadang merasa sedih atau marah. Satu hal yang ingin kamu tanyakan: mengapa kamu tidak seberuntung mereka? Rasanya ingin sekali menukar kehidupanmu dengan kehidupan mereka yang tampaknya jauh lebih indah.

Eh? Tampaknya?

Iya, semua yang kamu lihat hanyalah tampilan luar. Segala sesuatu yang kelihatannya baik-baik saja, belum tentu aslinya seperti itu. Jika kamu lihat mereka selalu bahagia, percayalah, kehidupan siapa pun pasti ada masa-masa susahnya.

Selama ini yang kamu lakukan adalah iri pada kulit luar. Iri pada rumput tetangga yang tampak lebih hijau, lebih segar. Padahal kalau kamu mau realistis saja, banyak potensi di dalam dirimu yang justru lebih hijau dari rumput tetangga.

HEI… Semua orang punya kelebihan dan kekurangan.

Apa yang tampak seperti kelebihan mereka, tak perlu menjadikanmu iri hati. Semua ada porsinya.

Sesekali, cobalah untuk melongok kehidupan mereka lebih dalam. Pasti ada hal-hal yang juga membuat mereka sedih, marah, dan putus asa. Hanya, mereka pandai membungkusnya sehingga yang tampak dari laur adalah bagian-bagian terbaiknya.

Mengapa kamu tidak meniru mereka yang lebih menampilkan hal-hal baik ketimbang sibuk meratapi nasib karena merasa rumput tetangga lebih hijau?

Related Posts