Millenial Perlu Tahu Bagaimana Orang Zaman Dulu Menjalani Kehidupan

Silakan simak videonya diatas

sumber: youtube Yakob Daud Aurariskar, Sep 23, 2017


Penemuan Babi Hutan Menangis di Sumatra Selatan

Warga Musirawas Utara dihebohkan dengan penemuan babi hutan liar yang menangis dan berperilaku unik setelah mengikuti seorang warga pulang ke rumahnya.

Dalam video liputan yang diunggah oleh kanal youtube Buletin iNews, tampak seekor babi hutan liar yang dibopong dan dikerubungi oleh warga. Hewan liar tersebut tidak melawan atau terganggu dengan keramaian di sekitarnya. Uniknya lagi, ia terlihat menggunakan sebuah selimut berwarna merah muda.

Babi hutan liar tersebut adalah hewan yang telah menarik perhatian warga Desa Karang Waruh, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musirawas Utara, Sumatra Selatan karena dikabarkan mengeluarkan suara menangis dan berperilaku seperti manusia.

Mengikuti Sampai Rumah

Pertama kali ditemukan oleh Roni, seorang warga yang saat itu dalam perjalanan pulang setelah mengambil air di hutan. Ia berpapasan dengan babi hutan liar tersebut. Anehnya, babi hutan ini tidak melarikan diri atau menyerang Roni namun justru mengikutinya ke pemukiman hingga ke rumahnya.

Pada awalnya, Roni dan warga lainnya berusaha mengusir hewan liar tersebut karena diduga merupakan babi jadi-jadian yang kerap meresahkan warga setempat. Namun babi hutan tersebut justru bergeming dan mengeluarkan suara menyerupai manusia yang menangis.

Merasa kasihan, Roni dan istrinya, Sukma, memutuskan untuk memelihara babi hutan tersebut. Pasangan suami istri ini kemudian merawatnya dan memperlakukannya seperti manusia.

Tidur dengan Selimut dan Makan Ayam Geprek

Keunikannya tidak berhenti sampai di situ. Setelah sekian lama, Roni dan Sukma menyadari bahwa babi hutan peliharaannya hanya mau tidur menggunakan alas dan selimut. Ia juga mau makan dan minum makanan manusia pada umumnya, seperti nasi, susu, hingga ayam geprek.

Kabar mengenai kehadiran babi hutan liar milik Roni inipun tersebar dan mengundang ribuan warga sekitar yang penasaran. Mereka berbondong-bondong mendatangi kediaman Roni untuk melihat babi hutan yang diceritakan menangis dan tidur menggunakan selimut di dalam kandangnya.

Keramaian dari penonton babi hutan tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh warga untuk mengumpulkan iuran. Tampak dari video liputan, terdapat sebuah kotak amal menggunakan toples yang ditempatkan dekat kandang babi hutan.


Ingin memulai atau mengembangkan bisnis online?

Website anda adalah titik Anda memulai bisnis online. Pilih webhosting yang terpercaya, pilih server, domain dan kembangkan peluang bisnis Anda di tahun ini. Jangan lupa, kendalikan keuangan menggunakan berbagai asuransi, reksadana, pembelian rumah, ruko dan mobil, kuliah plus investasi melalui berbagai pilihan yang tersedia.


Babi hutan liar diketahui memang sering terlihat berada di sekitar wilayah pemukiman untuk mencari makan. Babi hutan liar cenderung akan melarikan diri saat bertemu manusia atau bahkan menyerang jika merasa terancam. Namun tidak demikian dengan babi hutan milik Roni yang tampak jinak dan tenang berada di sekitar manusia.

Komentar Warganet

Tidak hanya warga setempat, warganet juga menunjukkan rasa penasarannya dengan berita mengenai babi hutan yang menangis. Video liputan Buletin iNews ini telah ditonton sebanyak 2,9 juta kali setelah diunggah tanggal 1 Septeber 2020 lalu. Warganet juga saling menyampaikan opininya di kolom komentar yang kini telah berjumlah sebanyak 1,6 ribu komentar.

Warganet menyampaikan opininya secara berbeda. Beberapa warganet mengapresiasi keputusan Roni dan keluarga untuk memelihara hewan liar tersebut, sebagaimana yang disampaikan oleh akun Triyono Channel:

“Untung yang merawat orangnya baik hati. Hewan aja dirawat apalagi istrinya. Semoga saja bapaknya selalu diberi kesehatan”

Di sisi lain, beberapa warganet justru terheran-heran karena merasa tidak menemukan keanehan pada babi hutan tersebut. Warganet merasa bahwa babi hutan yang makan nasi dan minum susu adalah hal yang lumrah karena babi hutan terkenal sebagai hewan pemakan segala, bahkan sampah dan kotorannya sendiri.

Video lengkap mengenai liputan ini dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=8VNG-KY_56k

Related Posts