Viral Di Sosmed, Pocong Terekam Kamera Cctv Di Jeneponto Dikejar Anjing

Silakan simak videonya diatas

Sumber: youtube Tribun Timur, 15 Feb 2021


Tempat Makan Unik Tanpa Papan Nama di Tegal

Seorang youtuber kuliner mendatangi tempat makan unik yang tersembunyi di Tegal, Jawa Tengah karena tidak memiliki papan nama dan hanya buka mulai tengah malam.

Nex, seorang food vlogger melakukan perjalanan untuk mencicipi masakan di tempat makan tersebut. Ia mendengar bahwa tempat makan unik ini tidak memiliki papan nama seperti selayaknya tempat kuliner biasa sehingga membuatnya penasaran. Nama tempat makan tersebut adalah Sega Warsa Pagerbarang, yang berlokasi di Rajegwesi, Pagerbarang, Tegal, Jawa Tengah.

Lewat Informasi dari Mulut ke Mulut

Setibanya di tempat, ternyata rumor tersebut benar adanya. Dari luar, tempat makan Sega Warsa tampak seperti rumah biasa. Tanpa papan nama, tulisan buka, atau identitas lain yang menunjukkan bahwa tempat tersebut menjual makanan.

Melalui wawancara singkat dengan Nex, diketahui bahwa rumah makan tersebut diambil dari nama pemiliknya sendiri, yaitu Pak Warsa. Pak Warsa sudah memulai usaha tempat makannya dari tahun 1994. Beliau sengaja tidak memasang papan atau plang penanda karena menurutnya orang-orang sudah mengetahuinya sendiri.  Pesannya, jika perlu patokan tempat, sebut saja nama Pak Warsa, karena warga sekitar sudah pasti kenal dan akan bantu mengarahkan.

Pak Warsa juga memutuskan untuk membuka warungnya di jam yang tidak biasa agar orang-orang yang begadang karena lembur tugas atau kerja tidak perlu kesulitan lagi mencari makan di malam hari. Terlebih saat bulan puasa saat orang-orang perlu mencari makan untuk sahur.

Kombinasi Menu Tepat dan Ramah Kantong

Menu-menu yang ditawarkan sebenarnya tampak sederhana dan mirip masakan rumahan, seperti sayur, telur dadar, tempe goreng, dan sambal ijo. Namun demikian, kelezatannya tidak perlu diragukan lagi.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Nex. Menurutnya, sayur dengan isian irisan labu, tempe basah, dan irisan cabai yang ia cicipi terasa pedas gurih. Telur dadarnya juga memiliki aroma yang menggugah selera dengan pinggiran yang krispi dan isian lembut, yang bahkan menurutnya mirip seperti omelet.

Yang paling menarik adalah tempe gorengnya yang khas. Tempe Sega Warsa tidak menggunakan daun pisang seperti untuk membungkus tempe mentah pada umumnya, namun memakai daun jati sehingga membuat tempe Sega Warsa memiliki aroma dan tekstur yang berbeda. Saking favoritnya, Pak Warsa juga biasa menjual tempe mentah daun jatinya kepada konsumen yang berminat.

Menurut Nex, kenikmatan masakan Sega Warsa mungkin tidak hanya dari cara memasaknya saja, tapi juga karena kombinasi menunya yang cocok dan tepat.


Ingin memulai atau mengembangkan bisnis online?

Website anda adalah titik Anda memulai bisnis online. Pilih webhosting yang terpercaya, pilih server, domain dan kembangkan peluang bisnis Anda di tahun ini. Jangan lupa, kendalikan keuangan menggunakan berbagai asuransi, reksadana, pembelian rumah, ruko dan mobil, kuliah plus investasi melalui berbagai pilihan yang tersedia.


Untuk harga tidak perlu ditanyakan lagi. Tempat makan Sega Warsa sangat ramah kantong sehingga cocok untuk berbagai kalangan. Bahkan, Nex dan timnya sejumlah 2 orang hanya mengeluarkan biaya total sebesar Rp49.000,00 saja.

Tempat makan unik ini buka mulai jam 00.00 sampai 04.00 WIB. Jika membutuhkan penunjuk jalan, dapat mengikuti arahan Google Map dengan kata kunci “Sega Warsa Pagerbarang.”

Food Vlogger yang Mendukung Usaha Kecil

Liputan selengkapnya mengenai Sega Warsa dapat disaksikan dalam vlog Nex di kanal youtubenya, Nex Carlos. Nex Carlos sendiri telah memiliki 3,75 juta pengikut dan konsisten dengan video blognya mengenai kuliner.

 Nex juga mendapat banyak apresiasi warganet karena sering membantu pengusaha kuliner kecil dengan mendatangi tempat-tempat makan tersembunyi yang belum banyak mendapat sorotan, seperti tempat makan Sega Warsa ini salah satunya. Videonya mengenai Sega Warsa telah ditonton sebanyak 6 juta kali setelah diunggah 5 Juli 2019 lalu.

Related Posts