Ternak Ayam Kampung Penghasilan 4Jt/Bulan …

YouTube video

Silakan simak videonya diatas


Serba-Serbi Berburu Kereta Api

Railfans atau pecinta/fans kereta api mungkin sedikit asing di telinga beberapa netizen. Melalui video yang berjudul Bikin Kesel, Ngakak, atau Kaget? 10 Kejadian Unik ketika Rekam Kereta Api ini diperlihatkan kegiatan railfans dalam mencari kereta api. Selain itu, ditampilkan pula kendala dan tantangan demi mendapat momen kereta api.

Video unggahan akun Mikael Rinto ini telah mendapat 700 ribu views sejak dinaik tayangkan pada 2 Mei 2020 silam. Kompilasi seorang railfans dalam mencari momen kereta api ini sudah mendapat 4 ribu likes dari netizen.

YouTube video

Apa yang Menarik dari Kereta Api?

Pertanyaan ini tentu juga menjadi pertanyaan Anda; apa yang menarik dari kendaraan umum jalur darat ini?

Dalam video, Mikael Rinto menyebutkan bahwa railfans – sebutan untuk mereka yang menyukai kereta api, berburu momen yang dapat berupa video atau foto dari kereta api, karena menyukai beberapa hal dari kendaraan tersebut.

Yakni suara mesin kereta api yang menggelegar, suara bel kereta api yang dibunyikan masinis, tipe-tipe kereta tertentu yang disukai, hingga rangkaian kereta api yang kadang berbeda dari rangkaian pada jadwal umumnya.

Hm, cukup menarik ya?

Tantangan dalam Mencari Momen Kereta Api

Kalau berburu momen kereta api dinilai mudah karena jadwal yang teratur dan sangat mudah ditemukan dimana-mana, salah besar! Dari video ini, terbukti bahwa ada beberapa kendala dan tantangan yang dihadapi para railfans demi mendapatkan momen kereta api favorit mereka.

Saat kereta lewat dan melihat beberapa railfans menunggu, atau saat melewati palang pintu, masinis biasanya akan membunyikan bel nya. Namun, dalam beberapa kasus, masinis tidak membunyikan bel dan langsung melaju cepat.

Hal ini tentu sedikit menjengkelkan untuk para railfans yang sudah menunggu berjam-jam demi mendapatkan momen kereta api favorit mereka.

Yang kedua, tipuan palang pintu. Hal ini mungkin juga sering dialami oleh masyarakat umum saat harus terhenti karena palang pintu ditutup menandakan kereta api akan segera lewat. Tapi, bukannya kereta api yang lewat, malah kendaraan juru pemeriksa rel kereta api yang lewat.

Tantangan ketiga untuk railfans adalah saat rangkaian yang lewat tidak berhenti di stasiun terdekat. Kereta api akan terus melaju tanpa menarik rem untuk mengangkut penumpang dari stasiun yang ada. Ternyata, kereta tersebut adalah kereta api rangkaian uji coba.

Artikel Terbaru

Kereta api biasanya berjalan dengan kecepatan yang dapat dibilang sangat cepat dibandingkan dengan kendaraan umum lainnya. Namun, hal ini dapat menjadi kendala untuk railfans apabila kereta api melaju dengan kecepatan super lambat. Hawa panas dan sengatan matahari harus rela dinikmati para railfans demi mendapat momen yang diinginkan.

Jenis-Jenis Kereta Api

Sepanjang video diputar, terdapat beberapa jenis rangkaian kereta api yang ditunjukkan. Ada beberapa dari mereka yang mungkin jarang dilihat oleh masyarakat awam. Antara lain:

  • Kereta Pengangkut Bahan Bakar Minyak atau KA Angkutan BBM Relasi Rewulu Madiun – kereta api ini biasa membawa rangkaian gerbong minyak untuk dipindahkan dari satu wilayah ke wilayah lain.
  • KA Prambanan Ekspress – di video ada beberapa rangkaian KA Prameks ini, yaitu KRD Prameks dengan rangka KLB Uji Coba Rangkaian, hingga KRDI atau KRDI Prambanan Ekspress.
  • Lori Inspeksi – lori adalah kereta dengan bentuk unik yang rangkaiannya terdiri dari kepala lori dan satu rangkaian kecil untuk penumpang atau digunakan memuat barang.
  • KA Argo Parahyangan – yang ditampilkan adalah kepala kereta api Argo Parahyangan yang membawa rangkaian lain yakni rangkaian gerbong ekonomi. Hal ini biasa digunakan saat jadwal kereta mengalami delay yang cukup parah.

Komentar Netizen

Beberapa komentar dituliskan pada kolom komentar, antara lain:

Super video new friend, thank you for sharing! Big like. Greeting from Vietnam, oleh Tur Dieu – QNg

Prameks kuning yang langka, oleh Andika Nozawa

Revo lewat di jalan biasa, Revo lewat di rel  RESPECT, oleh Yudha Guntur Pratama

Related Posts