10 perangkap tikus paling efektif di planet ini /10 perangkap tikus terbaik dari botol plastik

Silakan simak videonya diatas


Pssst..Ternyata Ini Rahasia Manfaatkan Bus Bekas! Bos Sumber Alam Membongkarnya!

Bus biasanya dipakai sebagai alat transportasi jarak jauh antar kota atau provinsi. Ketika sudah tidak dipakai, ternyata rongsokan bus masih punya sejuta manfaat lho! Bos ex Sumber Alam memberikan bocoran, bagaimana cara memanfaatkan bus bekas biar jadi uang lagi. Penasaran?

Melalui laman Youtube Ridwan Hanif Rahmadi tanggal 28 Desember 2020, semua diungkap hingga tuntas bersama empunya PO Sumber Alam Pak Jajang. Terkuaklah rahasia besar seputar bus bekas tersebut.

Untuk Apa Anda Beli Bus? 

Pemanfaatan bus bekas perlu didasari dari tujuan yang jelas. Ada tiga hal yang bisa jadi alasan membelinya. Pertama, yaitu ketika Anda ingin memangkas biasa untuk membuka usaha bus pariwisata. Bisa dengan membeli bus bekas tersebut sebagai pelengkap syaratnya.

Paling tidak, menurut Jajang dari lima bus yang wajib tersedia, dua atau tiga diantaranya adalah bus bekas yang harganya berkisar Rp. 50 jutaan. Dua lagi, tentu bis layak operasi.

Kalau Anda berhasrat memiliki cafe unik, bus pariwisata bekas juga bisa jadi solusi. Tinggal beli yang sudah tidak dilengkapi mesin, karena harga akan lebih murah. Kemudian potong dan desain ulang menjadi cafe bus yang menarik.

Ketiga adalah alasan untuk membuat hotel kapsul yang dibutuhkan bagi para musafir di rest area saat melakukan perjalanan jauh.

dalam video berdurasi 20 menit 48 detik tersebut, dijelaskan juga banyak jenis bus yang bisa dimanfaatkan sparepartnya untuk berbagai keperluan. Jadi, intinya bus bekas tidak hanya akan jadi barang rongsokan tapi bisa menjadi ladang bisnis menguntungkan.

Dengan jumlah bus bekas mencapai sekitar 50 unit, Sumber Alam bisa jadi surga bagi Anda yang memang butuh bus bekas. Tinggal konsultasi dengan pemiliknya dan wujudkan bisnis Anda berbekal bus bekas itu!

Informatif dan Disukai Banyak Orang

Video yang sudah ditonton hingga 3.662.519 kali ini memang tergolong sangat informatif. Terutama bagi yang sedang mencari bisnis dengan modal bus bekas. 40 ribuan orang mengacungkan jempol untuk video ini, artinya mereka terbantu dengan adanya video Ridwan Hanif Rahmadi ini.

Tapi, ada juga yang kurang senang dengan video ini jumlah dislike yang mencapai 3000an jadi buktinya. Apakah Anda salah satunya, semoga tidak karena sebenarnya informasi yang disampaikan banyak membuka mata orang-orang yang selama ini hanya menganggap bus sebagai alat transportasi saja.


Ingin memulai atau mengembangkan bisnis online?

Website anda adalah titik Anda memulai bisnis online. Pilih webhosting yang terpercaya, pilih server, domain dan kembangkan peluang bisnis Anda di tahun ini. Jangan lupa, kendalikan keuangan menggunakan berbagai asuransi, reksadana, pembelian rumah, ruko dan mobil, kuliah plus investasi melalui berbagai pilihan yang tersedia.


Kenapa Video Ini Ditonton Banyak Orang

Salah satu yang menjadi alasan video ini masuk trending Youtube beberapa waktu berturut-turut tentu tak lepas dari sosok pemilik lamannya. Ternyata pria 29 tahun bernama Ridwan Hanif Rahmadi, memang sudah dikenal dekat dengan dunia otomotif.

Dia juga punya website sendiri bernama autonetmags.com yang sering dijadikan referensi pecinta otomotif. Laman youtubenya yang sudah eksis sejak beberapa tahun lalu, juga memiliki subscriber yang jumlahnya mencapai 2,23 juta. Jadi bukan Youtuber baru.

Konten-kontennya juga tak lepas dari otomotif, bahkan sampai saat ini sudah ratusan video yang diupload dengan penonton rata-rata ratusan ribu. Menakjubkan bukan?

Anda yang penasaran bisa melihat langsung youtubenya, apalagi yang butuh informasi seputar otomotif kekinian.

Contohnya saja video soal bus bekas di atas, dimana penjelasannya sangat mudah dipahami. Cocok juga dijadikan acuan, buat yang ingin jadi youtuber.

Ternyata bus bekas banyak manfaatnya kan? Bisa untuk bisnis wisata hingga membuat hotel dengan konsep milenial. Anda juga bisa mendapatkan banyak informasi penting seputar bus dan otomotif lainnya, lewat laman Youtube Ridwan Hanif Rahmadi.

Related Posts