Cara Membuat Minyak Untuk Mie Ayam Yang Wangi Dan Digemari Semua Orang. Resep Rahasia Mie Ayam.

YouTube video

Hebat dan keren, itulah yang bisa disematkan kepada Sugeng Agus, pemilik Mie Ayam Teman yang tak ragu membagikan resep minyak wangi dan digemari orang untuk jualan mie ayamnya.

Sugeng Agus dengan bisnis Mie Ayam Teman yang sudah sukses ternyata tak pelit untuk berbagi ilmu. Kali ini dirinya menghadirkan rahasia resep membuat minyak wangi untuk mie ayam.

Nah berikut cerita yang dibagikan dan diupload Sugeng Agus di YouTube.

Untuk membuat minyak yang wangi untuk mie ayam dalam partai kecil ini Sugeng Agus menjelaskan bahan-bahannya yaitu 2 kg bawang merah dan 2,5 – 3 kg bawang putih yang sudah dikupas.

Kemudian bawang merah dan bawang putih ini dijadikan satu dan harus ditumbuh dengan plumpang. Tidak boleh pakai blender karena nanti kurang wangi. Sugeng sendiri menggunakan mesin yang berbahan batu pada penggilingnya untuk menumbuk bawang.

Dalam resepnya ini Sugeng tidak menggunakan bahan lain seperti lengkuas, kunyit, jahe, dan laos. Selanjutnya siapkan minyak goreng kemasan sebanyak 4 liter. Minyak ini nantinya untuk jualan sampai setengah bulan akan masih wangi.

Cara masak minyak ini harus menggunakan kompor dan api yang besar. Setelah minyak dipanaskan dengan api besar, kecilkan dulu sebelum memasukkan bawang. Masukkan bawang sedikit-sedikit, lalu biarin jangan diaduk dulu.

Kalau minyak sudah tidak ngembul, masukkan semua bawangnya.

Lalu gedein lagi apinya dan aduk terus jangan sampai berhenti supaya tidak gosong dan rasanya tidak pahit.

Dalam resepnya ini Sugeng menyatakan dirinya tidak memakai lemak ayam. Lemak ayam ini menurutnya boleh dipakai asal masih fresh. Kalau tidak ada lemak ayam jangan memaksakan, dan lebih baik menambahkan bawang.

Sembari menunggu minyak menguning dan sambil mengaduk, Sugeng mengatakan bahwa jualan mie ayam harus sabar, harus satu-satu dikuasai. Dan dalam praktiknya nanti bisa jadi tidak langsung berhasil, itu wajar. Lakukan lagi hingga berhasil.

Kalau terlihat sudah menguning, masukin lada sekitar 1 ons. Lada ini harus yang awalnya berupa biji yang kemudian dihaluskan dengan cara diblender. Setelah itu kecilkan api dan tiriskan adonan bawang yang sudah digoreng tadi.

Minyak yang sudah jadi dan wangi ini jangan sampai terkena air. Nantinya ampas bawang jangan dibuang karena bisa dipakai untuk memasak menu ayam semur. Minyak ini nantinya bisa dituang ke satu botol dulu untuk campuran mie ayam. Kalau di botol habis tinggal ambil lagi minyak yang tersisa.

Artikel Terbaru

Video ini dibuat oleh Sugeng Agus, 16 Desember 2020, dan telah ditonton 2,2 juta kali.


Sedekah: Kunci Sukses Crazy Rich Pondok Indah

Kata crazy rich sempat viral di tahun 2018 hingga 2019 karena cuitan salah satu pengajar sekolah internasional di Surabaya. Dari situ, muncul kisah-kisah crazy rich lainnya, salah satunya yang ada pada video berjudul Crazy Rich Pondok Indah! Dulu Tukang Bumbu Pasar Sekarang Sukses karena Rajin Sedekah – Fitno.

Video yang menceritakan kisah hidup Fitno, salah satu pengusaha sekaligus crazy rich dari kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan itu diunggah oleh akun Rico Huang. Hingga saat ini, video tersebut telah mencapai 500 ribu views dengan 10 ribu likes sejak diunggah pada 29 Oktober 2019.

YouTube video

Kisah Hidup Pak Fitno

Narasumber video tersebut, Pak Fitno, merupakan pengusaha di bidang telekomunikasi. Sebelum se sukses sekarang, Pak Fitno telah menjajal berbagai ‘medan’, yakni menjajal berbagai jenis usaha kecil hingga usaha besar.

Di bangku kelas 1 SMA, Pak Fitno menjajakan bumbu dapur di pasar. Hal ini didasari karena beliau enggan merepotkan orangtua dan tidak ingin membebani orangtua secara finansial. Berlanjut di tahun 2000, Pak Fitno sempat bekerja selama 2 tahun di Turki, pada salah satu provider telekomunikasi asal negara tersebut.

Setelah pulang, Pak Fitno sempat bergabung dengan teman-teman dengan membangun usaha kecil-kecilan dengan bidang telekomunikasi, yakni servis pelayanan teknologi dimana Pak Fitno menjabat sebagai engineer.

Di tahun 2003, Pak Fitno kembali merintis usaha, yakni berbisnis membangun infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, BPS Indoor, di hampir seluruh gedung di Indonesia. Di tahun tersebut pula, Pak Fitno mendapat kesempatan besar untuk mengembangkan usaha karena bidang telekomunikasi yang mengalami peningkatan cukup pesat.

Kunci Sukses Pak Fitno

Sedekah.

Dalam wawancara sepanjang video, Pak Fitno tidak henti-hentinya menyebut sedekah sebagai salah satu kunci kesuksesan yang beliau rasakan sekarang. Pak Fitno berujar bahwa sedekah merupakan bentuk kita menghamba pada Tuhan, Allah SWT. Sedekah juga merupakan penarik pertolongan Allah SWT agar senantiasa membantu dan membimbing kita.

Prinsip sedekah menurut Pak Fitno adalah sebagai tanda syukur karena sudah diberi limpahan nikmat, hidup sehat dan tubuh yang sehat, serta diberi segala kemudahan. Bagi Pak Fitno, berbagi merupakan salah satu bentuk ibadah yang juga memberi manfaat pada keluarga, teman-teman serta orang lain yang membutuhkan.

Lebih lanjut beliau mengatakan, segala sesuatu yang kita dapatkan dan kita nikmati di dunia merupakan pemberian. Dari pemberian yang terus-menerus itu, hendaknya kita memberi kepada yang lain sebagai bentuk syukur dan menjadi bermanfaat untuk lebih banyak orang.

Sedekah tidak harus diukur dari jumlah dan besar yang dikeluarkan, melainkan seberapa ikhlas ketika kita melakukan, dan seberapa sering kita sedekah. Sedekah bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti memberi satu-dua nasi bungkus kepada yang membutuhkan, tapi dilakukan setiap hari. Niscaya, Allah SWT akan memberikan yang lebih banyak lagi.

Komentar Netizen

Beragam komentar dituliskan oleh netizen menanggapi apa yang diceritakan oleh Pak Fitno di sepanjang wawancara. Antara lain:

Kalau kamu ingin kaya: perbanyak sedekah. Kalau ingin rezeki mengalir terus: jangan pelit untuk membahagiakan orang tua, oleh Iki Meilan.

Janji Allah tentang sedekah terbukti. Allah is greatest, oleh Trisula. acgpt.

Luar biasa inspiring Pak Fitno, saya katholik dan Pak Fitno islam. So what kalau kami berbeda tapi saling menginspirasi. Majulah Indonesiaku, oleh Jemima Saragih.

Related Posts