13 Cara Menabung dengan Gampang dan Efektif untuk Mencapai Financial Freedom

YouTube video
3 Cara Menabung yang Benar. Video oleh SuccessBefore30

Punya penghasilan besar, tapi tabunganmu enggak juga pernah bertambah. Ternyata setelah kamu cek, kamu punya kebiasaan impulsif dalam berbelanja. Kamu ternyata juga sangat suka meningkatkan lifestylemu dengan penghasilanmu yang terus meningkat. Lalu pada akhirnya, kamu tidak memikirkan uang untuk masa depanmu.

Makanya menabung menjadi salah satu hal penting untuk kehidupanmu di masa depan. Berikut 13 cara menabung dengan cara yang gampang dan efektif :

Menghitung pemasukan dan pengeluaranmu

Kalau kamu mau mulai menabung, tentunya kamu harus tahu berapa banyak pemasukan dan pengeluaranmu terlebih dahulu. Tidak mungkin kamu akan menabung bila ternyata pemasukanmu tidak bisa menutupi pengeluaranmu.

Jadi langkah awal adalah menghitung berapa pemasukan dan pengeluaranmu dulu.

Pemasukan di sini bisa dari penghasilan tetap dan juga tambahan. Untuk pengeluaran kamu bisa menggunakan pengeluaran rutin seperti biaya makan, biaya kontrak, transportasi, tagihan listrik, tagihan internet dan sebagainya. Setelah itu lihat apakah kamu masih memiliki sisa untuk ditabung setelah dikurangi berbagai pengeluaran itu.

Membuat anggaran yang tepat  

Bila kamu merasa kalau pengeluaranmu terlalu banyak, cobalah untuk membuat budget / anggaran  setiap bulannya. Untuk pengeluaran tetap seperti tagihan, mungkin bisa dikurangi dengan mengurangi penggunaannya. Misalnya kamu menggunakan internet dengan kecepatan 20 Mbps, maka kamu bisa menurunkan menjadi 10 Mbps saja sehingga pengeluaran berkurang.

Tentukan hal-hal apa saja yang lebih kamu butuhkan dan prioritaskan. Kurangi beberapa hal yang mungkin tidak berguna untuk dipakai, misalnya harus membeli baju setiap bulannya, atau membeli HP versi terbaru, dsb. Mulailah menentukan budget keuangan.

Kamu bisa menggunakan prinsip 50/20/30, di mana

  • 50% untuk kebutuhan hidup
  • 30% untuk personal
  • 20% untuk ditabung.

Atau kamu juga bisa menggunakan 5/10/15/20/50 yaitu

  • 5% untuk zakat/sumbangan
  • 10% untuk pengembangan diri
  • 20% investasi dan tabungan
  • 15% untuk entertainment
  • 50% untuk biaya hidup.

Kamu bebas menentukan budgetmu sendiri dan pastikan kamu bisa mematuhi budget yang sudah kamu buat itu.

Menentukan tujuan menabung

Tujuan menabung bisa dibagi menjadi 2 yaitu untuk jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek sendiri biasanya digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan, misalnya membeli barang yang kamu idam-idamkan, membeli Hp baru, traveling, membeli make up high-end, membeli baju baru, dsb. Lakukan kebiasaan menabung untuk tujuan yang membahagiakan dirimu terlebih dahulu.

Setelah kamu terbiasa, kamu bisa mulai menabung untuk jangka panjang. Misalnya menabung untuk menikah, pendidikan anak, rumah, mobil, hingga pensiun. Hal seperti ini penting dipikirkan di kemudian hari, tapi untuk sekarang yang terpenting adalah bagaimana bisa membangkitkan semangatmu untuk menabung terlebih dahulu.

Memulai menabung dari jumlah yang kecil

Beberapa orang mungkin akan kesulitan bila harus menggunakan 20% dari gajinya untuk menabung di awal. Persentase yang terlalu besar ini justru bisa membuat hidupmu tersiksa atau justru kamu malas untuk menabung.

Kalau kamu tidak bisa menabung sebesar 20% sebulan, mulailah dengan paling kecil yaitu 2%. Lakukan ini dengan rutin dan pastikan ada peningkatan setiap kamu menabung ini. Tidak ada yang salah bila dimulai dengan angka yang kecil dulu. Asalkan punya minat yang kuat, perlahan tabungan akan terus meningkat tanpa disadari.

Menyimpan recehan dan uang kembalian

Mungkin bagimu uang recehan 500 rupiah atau 200 rupiah tidak berguna. Ketika kamu selesai berbelanja, kamu bisa menaruhnya di mana aja. Namun disarankan kamu bisa mengumpulkan recehan ini pada satu tempat. Seperti contohnya kamu memiliki dompet kecil khusus recehan, atau tempatkan di suatu tempat di rumahmu.

Recehan ini secara tidak langsung akan membantu mengurangi pengeluaranmu, seperti bisa sewaktu-waktu kamu gunakan untuk membayar parkir, membeli kopi dan bahkan membeli beberapa kebutuhan. Jadi, secara tidak langsung recehan ini adalah tabungan berjalan yang bisa kamu gunakan kapan saja untuk meminimalkan pengeluaranmu di bulan berikutnya.

Membuat rekening terpisah

Walaupun niat dan tekadmu untuk menabung sudah sangat jelas, ada kalanya kamu juga tergoda untuk mengambil uang tabungan untuk berbelanja. Ini bisa saja kamu lakukan tanpa sadar, hingga akhirnya kamu baru mengetahui bahwa uang tabungan berkurang karena kebiasaan belanjamu yang impulsif. Untuk itu, kamu harus lebih menegaskan tekadmu untuk menabung dengan cara memisahkan rekening tabunganmu.

Buatlah 2 rekening, di mana rekening pertama untuk gaji dan kebutuhanmu, dan rekening kedua untuk menabung. Setelah kamu mendapatkan gaji, langsung sisihkan uangmu untuk tabungan di rekening kedua (rekening tabungan). Dengan begitu, kamu akan lebih sadar bahwa segala pengeluaranmu hanya terbatas di rekening pertama saja.

Menggunakan auto debit ke rekening tabungan

Salah satu ahli keuangan, Farnoosh Torabi, mengatakan apabila menabung dengan transfer otomatis bisa jadi cara efektif untuk menabung. Dia menyarankan agar minimal 10% gajimu bis ditransfer secara otomatis ke rekening tabungan. Dengan gitu, kamu enggak lagi punya alasan lupa menabung karena lupa transfer ke rekening tabung. Tetapkan jumlah dan tanggal transfer secara konsisten supaya danamu bisa langsung dialihkan tiap bulannya. Dengan begini, kamu setidaknya menjadi lebih disiplin untuk menabung.

Hindari pengeluaran yang tidak penting

Sebelumnya kamu sudah membuat anggaran (budget) bulananmu. Usahakan kamu bisa selalu mematuhinya. Dengan adanya anggaran inilah, kamu harusnya bisa mengurangi pengeluaranmu. Kamu mulai akan mengubah kebiasaanmu buat nongkrong yang tidak penting, seperti membeli kopi yang mahal, makan hits yang populer, dsb. Kamu mungkin bisa belajar untuk membuatnya sendiri jadi bisa lebih murah.

Kamu juga tidak harus membeli pakaian baru setiap bulannya. Namun kamu bisa berkreasi untuk me- recycle pakaian lamamu untuk menjadi pakaian baru dengan model yang lebih trendi. Kamu juga tidak selalu harus ganti Hp dengan versi baru. Pastikan kamu mengganti HP bila memang HP-mu tidak berfungsi dengan baik hingga mengganggu aktivitas kerjamu. Bila tidak, kenapa harus membuang uang untuk itu, ya kan?

Jadi pikirkan secara matang, barang-barang apa yang memang sangat kamu butuhkan dan prioritaskan untuk dibeli setiap bulannya.

Mencari kerja sampingan untuk penghasilan tambahan

Menekan pengeluaran saja memang dapat membantu kamu untuk menabung. Tapi itu saja terkadang tidak cukup. Supaya tabunganmu cepat bertambah, cobalah mencari pekerjaan sampingan. Contohnya carilah pekerjaan lepas yang tidak mengganggu pekerjaan utamamu. Kamu bisa membuka jasa terkait dengan skillmu, atau kamu juga bisa berwirausaha keci-kecilan.

Banyak peluang terbuka untuk menjadi pekerja lepas, kamu hanya perlu lebih jeli melihat peluang-peluang ini.

Mulai investasi sedini mungkin

Selain mencari penghasilan tambahan, kamu juga bisa berinvestasi. Inilah salah satu cara keras meningkat penghasilan tanpa harus kerja keras. Coba cari aset yang bernilai dan berpotensi terus tumbuh. Ini nantinya bisa kamu jadikan sebagai passive income. Walaupun ini sedikit sulit dan kamu butuh sedikit ketekunan untuk mempelajarinya lebih dalam, namun ini sangat menguntungkan.

Mulailah belajar berinvestasi sejak dini supaya di masa tuamu akan lebih santai atau bahkan kamu bisa mencapai finansial freedom

Mulai berinvestasi dengan asuransi

Dalam hidup, ada pasti kejadian-kejadian di luar dugaanmu. Kejadian ini di luar prediksimu, yang bisa mempengaruhi finansialmu. Di saat seperti ini, kamu akan sulit bila tidak mempersiapkan diri sejak awal. Bahkan mungkin kamu bisa mengorbankan cita-citamu hanya untuk memenuhi kebutuhanmu yang mendadak.

Contohnya seperti penyakit yang tidak bisa kamu prediksi. Dana untuk kesehatan harus kamu siapkan sejak awal. Kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan. Ini menjadi bagian penting juga dalam menabung. Dengan asuransi, kamu sudah menabung untuk nantinya membayar seperti operasi yang sangat tinggi, rawat inap, obat-obatan yang bisa menguras keuanganmu bila tidak dipersiapkan. Asuransi juga akan membuatmu lebih gampang untuk melindungi orang-orang yang kamu sayangi sehingga mereka bisa mendapatkan akses untuk kesehatan yang layak di masa depan.

Menabung untuk masa tua

Ini adalah salah satu contoh untuk menabung jangka panjang, sedini mungkin kamu harus memikirkan berapa dana yang kamu butuhkan ketika kamu sudah pensiun. Mulai sekarang coba pikirkan, umur berapa kamu akan pensiun. Apakah kamu akan pensiun dini di usia 50 tahun, atau bagaimana. Tentukan biaya apa saja yang kamu gunakan setelah pensiun, seperti kamu akan tinggal di mana, berapa kebutuhan yang mungkin kamu butuhkan dalam sebulan, dsb. Untuk menghitungnya, cobalah dengan menjumlahkan anggaran pengeluaran bulananmu. Setelah itu kamu bisa menabung sesuai dengan pengeluaran bulananmu itu secara perlahan.

Selain itu, yang perlu kamu lakukan juga adalah melunasi segala utang termasuk cicilan. Jangan sampai setelah kamu pensiun, masih ada cicilan yang belum lunas. Mulai dari sekarang coba pikirkan untuk bagaimana melunasinya sehingga masa tuamu menjadi lebih tenang dan nyaman. Selain itu, ada juga asuransi untuk masa tua. Kamu bisa mencarinya dan mengikuti program yang disarankan di situ.

Menabung demi financial freedom

Financial freedom sendiri adalah kondisi di mana kamu bisa dengan gampang mengambil keputusan tanpa mengkhawatirkan kondisi keuangan. Untuk mencapai tahap ini kamu akan melewati beberapa tahap.  

  • Pertama, dependence, adalah tahap di mana kamu belum memiliki penghasilan atau masih bergantung terhadap orang lain seperti orang tua.
  • Kedua, solvency, adalah kamu mulai punya penghasilan untuk membayar kebutuhan sendiri, tapi kamu belum sepenuhnya bisa berdiri sendiri. Artinya, kamu terkadang memerlukan bantuan orang untuk memenuhi beberapa kebutuhanmu.
  • Ketiga, stability, adalah kamu sudah bisa memenuhi kebutuhan sendiri, menekan pengeluaran dan mulai menabung. Tapi terkadang kamu masih butuh pinjaman karena adanya pengeluaran dadakan.
  • Keempat, Debt freedom, adalah kondisi di mana kamu sudah melunasi utangmu dan bisa mulai menabung untuk dana darurat.
  • Kelima, financial security, adalah di mana kamu mulai berinvestasi untuk dapat passive income dalam jangka pendek, menengah dan panjang.
  • Keenam, financial independence, di mana kamu sudah melakukan investasi jangka panjang dan juga bisa menutupi kebutuhan hidupmu.
  • Terakhir baru kamu bisa mencapai financial freedom, di mana kamu sudah tidak memikirkan keuanganmu lagi karena sudah mengalir begitu saja.
  • Tahap paling puncak lainnya dinamakan abundance, adalah di mana kamu bahkan bisa mewarisi kekayaanmu ke keturunanmu.

Untuk bisa mencapai tahap ini, tentunya kamu harus memiliki perencanaan keuangan yang sangat matang mulai dari sekarang. Jadi jangan malas untuk menabung mulai dari sekarang agar bisa mencapai posisi financial freedom ini!

Related Posts