Tak Tau Kondisi Jalan Driver Muda Mulai Kebingungan Karna Muatan Truknya Sangat Berat & Tinggi Sekali…

Melewati medan jalan rusak bukan hal mudah untuk dilakukan. Terutama kendaraan besar yang mengangkut banyak muatan. Driver yang sudah hapal jalan biasanya membawa sedikit muatan ketika menghadapi jalan rusak.

Kondisi jalan rusak menyebabkan kendaraan sulit bergerak. Apalagi kendaraan besar dengan  banyak muatan. Dilansir dari channel Rijara Eka, sebuah konten yang menunjukkan truk berwarna hijau terjebak di jalan rusak.

Kondisi Jalan Rusak Menyebabkan Truk Terjebak

Sebuah unggahan dari Rijara Eka menampilkan kondisi jalan rusak yang hanya berupa tanah. Tampak banyak kendaraan berlalu lalang melewati medan tersebut. Mulai dari truk, pick up, mobil hingga motor.

Salah satu hal menarik perhatian adalah sebuah truk berwarna hijau yang mengangkut banyak sekali kelapa sawit. Diduga sang driver tidak mengetahui bahwa kondisi jalan rusak.

Umumnya, driver akan memuat sedikit barang ketika melewati jalan tersebut. Sehingga bisa melewati medan bergelombang dengan lancar hingga sampai di tujuan. Seperti tampak pada truk berwarna oren di jalan tersebut.

Mesin hijau pengangkut kelapa sawit tampak berusaha terus menjalankan mesin. Namun tiba-tiba kendaraan sedikit oleng ke kiri. Sang driver kemudian mencoba memundurkan kendaraan. Namun justru oleng ke kanan.

Akhirnya kendaraan hijau tersebut terjebak dan tidak bisa kemana-mana. Di sisi lain, terdapat beberapa truk berwarna oren melintas dengan lancar. Hingga kemudian ada satu yang terjebak.

Lalu truk lain berwarna senada dan sudah berhasil melewati medan sulit mengaitkan tali pada mesin oren tersebut. Menarik truk yang terjebak hingga bisa melanjutkan perjalanan pada jalan rusak tersebut.

Kendaraan lain terus menerus berlalu lalang. Sedangkan truk berwarna oren juga terus berdatangan. Setelah ada yang terjebak dan bisa diselamatkan menggunakan tali, datang lagi kendaraan dengan tipe sama.

Yang juga kemudian terjebak di medan sama. Sehingga truk di depan mengaitkan tali kembali dan membantu kendaraan tersebut untuk melewati medan sulit. Hal tersebut terjadi beberapa kali. Kendaraan terjebak dan dibantu kendaraan di depannya.

Untuk melihat kesulitan dan usaha driver ketika melintasi medan sulit, Anda bisa mengakses https://www.youtube.com/watch?v=F1Fo_bEDZQM. Video tersebut tersedia di channel milik Rijara Eka.

Judulnya adalah “Tak Tau Jalan Driver Muda Mulai Kebingungan Karna Muatan Truknya Sangat Berat & Tinggi Sekali”. Diunggah 27 Maret 2021 dan telah mendapat 4.856.381 view lebih.


Kamu Percaya Diri Atau Egois?

Mungkin sekali waktu kamu pernah merasa masuk ke lingkungan orang-orang yang tidak lebih pandai dari kamu. Misalnya, di kantor. Di lingkungan ini, kamu merasa punya kemampuan di atas yang lain. Alih-alih percaya diri, kamu jadi egois. Kamu ingin menang sendiri dalam hampir semua hal.

Kadang-kadang kamu tidak menyadari, sedang dalam kondisi percaya diri ataukah egois. Untuk memperjelasnya, kamu harus mengetahui tanda-tanda egois, yaitu:

Sulit minta maaf

Karena kamu merasa yang paling baik, maka sulit keluar kata-kata maaf dari bibir kamu, meskipun baru saja melakukan kesalahan. Sebaliknya, kalau orang lain yang berbuat salah, kamu benar-beanr menuntut mereka untuk minta maaf padamu. Kelihatan banget egoisnya, kan?

Selalu membela diri

Kamu memang punya kelebihan dibandingkan yang lain. Kepandaianmu di atas rekan-rekan kerjamu. Saking percaya dirinya, kamu selalu membela diri mati-matian. Kalau ada orang lain yang melakukan kesalahan, kamu cepat menyalahkan. Sementara, kalau kamu yang melakukan kesalahan, ada saja alasan yang bisa kamu berikan. Intinya, tidak pernah mau mengakui kesalahan. Ini sih, benar-benar sikap egois, bukan percaya diri.

Mudah menjatuhkan orang lain

Ini juga sikap yang harus diwaspadai. Sikap ini sudah jelas bentuk dari egois dan bukan percaya diri. Mudah menjatuhkan orang lain, salah satu contohnya adalah langsung menghakimi bila ada rekan kerja yang melakukan kesalahan. Seharusnya, dilihat dulu latar belakang penyebab orang itu sampai melakukan kesalahan. Justru harus dibimbing, bukan langsung dihakimi.

Sikap egois ini dampaknya panjang, karena bisa menghancurkan karir. Mana ada orang yang mau bekerjasama dengan orang yang egois? Lama kelamaan, sikap egois akan menjauhkan kamu dari rekan-rekan yang dapat menunjang karirmu.

Nggak ingin hal itu terjadi, kan?