Pecahkan Teka-Teki ini Sampai Profesor Paling Pandai Saja Kesulitan…

Menjawab teka-teki dengan benar menjadi salah satu petunjuk bahwa, Anda adalah orang pintar, mengapa demikian? Biasan dalam teka-teki dibutuhkan kecerdasan dalam berpikir. Apakah Anda termasuk orangnya? Coba tebak dibawah ini

  1. Bill pergi ke Rumah Sakit karena mengalami kram perut. Kemudian, dokter memberikan resep obat. Keesokan harinya Bill ditemukan tidak sadarkan diri karena, obatnya ditukar. Polisi menemukan tiga tersangka
  2. Dokter Jhonson menulis resep jam 3 sore
  3. Petugas kebersihan Jhon membersihkan kamar jam 7 pagi menemukan Bill tidak sadarkan diri dan menelepon polisi
  4. Suster Bill bernama Susan membawa obat jam 8 pagi

Siapa penukar obatnya? Jawabannya adalah Susan, karena jam 7 Jhon sudah menelepon polisi.

  • Mia punya kucing dan tinggal bersamanya serta tiga orang penghuni lain. Mereka tidak suka dengan kucing. Kemudian, dia pergi ke luar kota selama 2 hari. Saat pulang kucingnya hilang.

Mia bertanya pada tiga penghuni rumah lainnya dan terdapat alibi,

  1. Steve tidak tahu kalau hewan itu hilang
  2. David alergi kucing
  3. Shawn yang mengurus kucing merasa shock saat hewan tersebut hilang

Siapa yang membuat hewan peliharaannya? Jawabannya adalah David karena, dia punya alergi pasti sulit tinggal satu rumah.

Teka-Teki Lain, Mungkin Bisa Anda Jawab

Bagaimana, pertanyaannya cukup menarik bukan? Sebenarnya, cukup mudah hanya saja Anda harus jeli dan teliti dalam menganalisa. Coba kalau pertanyaannya menjadi seperti yang ada di bawah ini

  1. Brian pergi naik kereta api, dia duduk bersama tiga orang yaitu Merry dengan lengan yang tergulung, christoper duduk biasa dan sedikit gelisah. Terakhir ada Mike sibuk dengan ponselnya.

Saat masuk ke dalam terowongan gelap dia mencari tiketnya. Saat keluar, tiba-tiba jam tersebut hilang. tiga orang itu mempunyai alibinya masing-masing, begini pernyataan yang mereka sampaikan,

  1. Merry terlihat lengan bajunya tidak tergulung lagi alibinya sepanjang perjalanan tidur
  2. Cristopher raut mukanya tampak senang, saat di terowongan dia mencari dompet karena ingin membeli kopi
  3. Mike sedikit kesal karena, saat di terowongan dia menderita kekalahan

Lalu, siapa yang mengambilnya? jawabannya adalah Merry, mengapa? Alasannya tidur bukan tetapi, mengapa lengan bajunya tidak lagi tergulung, Apakah orang tidur bisa menurunkan lengannya? Pasti tidak.

Bila Anda masih ingin menikmati berbagai teka-teki. Bisa melihatnya di channel Sisi Terang. Video tersebut diunggah pada 12 oktober 2020. Sampai saat ini sudah ditonton 13.224.777 penonton, berikut linknya https://www.youtube.com/watch?v=fHcyM2_HxsU.


Pastikan Kamu Tidak Meraih Kemenangan Semu Yang Tidak Pantas Dimiliki Siapa Pun

Kemenangan.

Rasanya tidak ada seorang pun yang ingin kalah. Semuanya ingin menang. Semua ingin

Tapi, menang yang seperti apa? Kemenangan yang semu jelas tidak akan membuatmu menjadi pemenang sejati.

Sebagai contoh, kalau kita bermasalah dengan rekan kerja, meskipun kita menang, setelah itu tidak ada lagi semangat untuk bekerja dalam tim. Kalau kita bermasalah dengan atasan, meskipun kita menang, sudah tidak ada lagi masa depan di tempat kerja. Kalau kita bermasalah dengan pelanggan, meskipun kita menang, pelanggan akan tetap berpaling. Kalau kita bermasalah dengan keluarga, meskipun kita menang, setelahnya hubungan kekeluargaan akan renggang. Kalau kita bermasalah dengan teman, meskipun kita menang, kita akan kehilangan teman. Kalau kita bermasalah dengan pasangan, meskipun kita menang, perasaan cinta dan sayang akan berkurang.

Begitu banyak hal yang membuat kita menang, tetapi di baliknya ada dampak negatif yang membuat kita kalah berkepanjangan. Inilah yang disebut kemenangan semu. Kemenangan yang menyisakan perasaan tidak enak, dan justru membuat kita kalah.

Kemenangan seperti ini tidak seharusnya kita dapatkan. Semua ini terjadi karena kita masih menyimpan sikap egois. Hanya kemampuan mengendalikan sikap egoislah yang bisa mencegah dari kemenangan semacam ini.

Daripada kalah segala-galanya, lebih baik kita mengasah kemampuan diri dalam mengendalikan egois. Singkirkan egois demi mendapatkan ketentraman dan ketenangan batin. Setelah berhasil menyingkirkan sifat egois, itu baru namanya kemenangan sejati.