Mobil yang Satu Ini Bikin Enggan untuk Naik Motor

Kini mulai banyak muncul kendaraan yang merupakan alternatif dari sebuah motor. Memiliki ukuran yang kecil seperti motor, tetapi dalam hal fungsionalitas mirip dengan mobil, dan itu ada pada Renault Twizy yang merupakan salah satu mobil paling populer di dunia.

Renault merupakan salah satu pabrikan global dari Prancis. Sudah banyak kendaraan yang telah diproduksi dan salah satu yang paling baru adalah Renault Twizy yang diperuntukkan untuk pasar mobil listrik kecil. Mobil ini juga hanya bisa mengakomodir dua orang.

Ada dua tipe Renault Twizy, yang masing-masing merepresentasikan kecepatan maksimal yang bisa ditempuh, yaitu Twizy 45 dan Twizy 80. Bentuknya yang keren dan unik pasti menjadi titik perhatian ketika Anda bisa mengendarainya.

Apakah Dijual Resmi di Indonesia?

Bagi yang ingin mendapatkan mobil ini secara resmi, sayangnya Renault tidak memasukannya. Terlepas dari merupakan salah satu yang paling populer di negara lain, regulasi Indonesia tidak mendukung sehingga akan membuat harganya terlalu mahal.

Mungkin ada yang penasaran, apakah renault twizy tergolong sebagai mobil atau motor. Jika secara umum melihatnya, ukurannya kecil seperti sebuah motor, tetapi untuk hal lain merupakan mobil. Namun apa jawabannya?

Di luar negeri, kendaraan ini termasuk ke dalam kategori sepeda beroda empat berat. Jika melihat, jumlah rodanya dan velg yang digunakan, maka ini bisa digolongkan sebagai mobil. Sedangkan secara fungsi, Twizy tidak bisa digunakan untuk nyelap-nyelip seperti motor.

Pendapat Reviewer Tentang Renault Twizy

Sebagai sebuah kendaraan untuk masa depan, mobil ini cukup disambut baik. Bermesin listrik sehingga menyelamatkan lingkungan sekaligus membuat torsi dari kendaraan ini lebih tinggi. Jadi merupakan pengalaman asyik untuk menggunakan sehari-hari.

Hanya bisa digunakan untuk dua orang, namun cukup sempit bagi orang dewasa untuk duduk di kursi belakang. Jadi, biasanya diperuntukkan untuk transportasi jarak dekat agar penumpang yang duduk tidak merasa capek. Atau bisa juga bagian belakang untuk bagasi.

Renault Twizy mungkin akan menjadi alternatif motor di masa depan, ini menurut Fitra Eri yang mereview kendaraan ini. Saat ini, total penonton adalah 4.096.442 sejak dipublish pada 9 May 2019. Untuk link, bisa diakses dari https://www.youtube.com/watch?v=eIPCXZCJiG0.


Betapa Pentingnya Rasa Saling Memiliki

Teman, masih ingat pelajaran sekolah dulu, saat kita diajarkan untuk bergotong royong?

Gotong royong diartikan sebagai bekerja bersama-sama, melakukan sesuatu secara bahu membahu. Dahulu, di mana-mana kita masih melakukan gotong royong. Gotong royong ada karena rasa memiliki yang dalam. Rasa memiliki itu bisa berupa rasa memiliki lingkungan sekitar, rasa kebersamaan, rasa kepedulian, dan rasa persaudaraan.

Lama kelamaan, kebersamaan mulai berkurang. Gotong royong seakan hanya identik dengan perkampungan atau pedesaan. Di perkotaan, para penduduk mulai hidup sendiri-sendiri. Penduduk tidak terlalu mengenal tetangganya. Rasa kebersamaan mulai pudar.

Yang membuat miris, kadang-kadang kita melihat kecelakaan di jalan raya. Banyak orang di jalan yang menghampiri korban kecelakaan tersebut. Bukan untuk menolong, tetapi hanya ingin menonton. Bahkan, ada juga yang benar-benar tidak peduli dan lewat begitu saja.

Sampai saat ini, rasa saling memiliki masih sangat dibutuhkan. Rasa saling memiliki terhadap orang lain, bisa ditunjukkan dengan sikap peduli, yaitu membantu orang yang tertimpa musibah.

Rasa saling memiliki akan memupuk sikap rasa memiliki kesamaan nasib, rasa memiliki keadaan yang sama, perasaan yang sama. Sehingga, selanjutnya akan muncul niat untuk membantu sesama.

Bukankah sejak dulu kita bangsa Indonesia juga diajarkan untuk selalu membantu sesama yang sedang membutuhkan?

Memiliki rasa itu berarti kita mengembalikan mental bangsa, yang dimulai dari diri kita sendiri.

Kedengarannya indah banget, kan?

Tahu nggak? Lama kelamaan sikap saling memiliki dan peduli ini akan semakin memperkuat persatuan bangsa.