Misteri Segitiga Bermuda, Korban Selamat Ungkapkan Teori Baru yang Muncul

Berita mengenai banyak kapal dan pesawat menghilang dalam kawasan Segitiga Bermuda adalah hal yang tidak asing. Seringkali tidak dapat ditemukan puing-puing atau sisa jejak apapun, bahkan mirip seperti ditelan lautan.

Disebut begitu karena jika membuat garis Kepulauan Bermuda, Miami dan Puerto Rico, terbentuklah segitiga. Menurut perhitungan lebih dari 2000 kapal laut dan 200 pesawat terbang kecelakaan termasuk tragedi Beechcraft Bonanza.

Misteri Kecelakaan Pesawat Beechcraft Bonanza

Pesawat ini sendiri dikendarai oleh pilot bernama Brune Gernon. Pada saat itu hanya membawa 2 orang penumpang saja. Antara lain ayahnya sendiri dan seorang partner usaha dari Gernon.

Mereka akhirnya memulai perjalanan dari Bahama, tepatnya Pulau Andros. Rencananya akan langsung menuju daerah Florida. Perjalanan ini sendiri tercatat dilakukan ketiganya pada 4 Desember 1970.

Menurut Gernon, awalnya tidak ada perbedaan dengan penerbangan lain. Di mana baik pilot maupun penumpang merasa nyaman. Tapi tidak lama setelah lepas landas, akan menjadi penerbangan yang menakutkan.

Tidak lain karena saat Beechcraft Bonanza terbang dalam ketinggian 300 meter, ada awan kecil. Tapi semakin membesar saat didekati. Mereka berhasil keluar, tapi muncul lagi awan yang lebih besar.

Inilah yang kemudian membuat Bruce Gernon sangat konsentrasi. Apalagi awan tersebut sangat gelap tapi tidak ada badai. Ternyata awan yang mereka masuki berbentuk seperti pusaran dengan lebar 1,6 km.

Kerusakan Navigasi dan Peralatan Pesawat

Melihat adanya keadaan alam yang dahsyat, sebelumnya Gernon merasa tidak akan selamat. Tapi ternyata tidak lama kemudian ada cahaya. Sayangnya mereka masih sulit keluar karena navigasi mulai error.

Bertambah buruk karena segala peralatan tidak bekerja maksimal. Dengan keadaan yang serba membingungkan, sebagai pilot Gernon tetap bertekad agar lolos. Akhirnya memikirkan segala cara agar mampu keluar.

Seperti memiliki keberuntungan tersendiri, akhirnya mereka benar-benar berhasil keluar. Setelah itu Beechcraft Bonanza terasa sangat ringan. Tapi anehnya ternyata tidak mampu terdeteksi oleh radar bandara.

Hal aneh lain yang muncul adalah mereka sudah berada dalam kawasan Miami. Padahal seharusnya menempuh jarak 400 km dengan waktu 1 setengah jam. Tapi setelah kejadian tersebut, hanya 47 menit.

Cukup membingungkan, padahal pesawat hanya mampu menempuh jarak 290 km per jam. Tidak heran jika menurut orang hal ini terjadi karena energi gelap. Di mana membuat waktu melesat lebih cepat.

Anda bisa melihat versi visualisasinya lewat akun YouTube SISI TERANG. Videonya sudah diunggah 5 oktober 2020 dan mencapai 8,1 juta penonton. Langsung saja menuju https://www.youtube.com/watch?v=BoTCuIE2K-Q .


Cinta Jarak Jauh, Mungkinkah Bertahan Utuh?

Rasanya iriiiii deh, lihat pasangan lain. Mereka bisa bertemu setidaknya satu minggu sekali. Membahas masalah apa saja dengan cara tatap muka. Biaya pertemuan mereka juga tidak mahal. Bahkan, dua mangkuk es campur kadang-kadang sudah cukup untuk menciptakan pertemuan dua hati itu selama berjam-jam.

Mungkin inilah yang ada di benak kamu yang menjalin cinta jarak jauh. Jangankan bertemu seminggu sekali. Bisa bertemu setahun sekali saja sudah sangat bersyukur. Masalahnya, cinta jarak jauh atau LDR banyak sandungannya.

Pertama, tentu saja jarak. Seperti yang sudah dikatakan di atas, pertemuan satu tahun sekali sudah bisa dikatakan sebuah kemewahan. Kedua, biaya. Harus mengumpulkan uang selama setahun penuh, barulah pertemuan dapat dilaksanakan. Ketiga, soal waktu. Berbagai aktivitas memenuhi jadwal setiap harinya. Kalau ingin mengadakan pertemuan, tentu saja jadwal cuti harus direncanakan sejak lama. Pertemuan yang sudah dirancang mati-matian, harus berjalan sukses.

Bayangkan, betapa kamu harus menunggu semuanya tepat, hanya untuk menatap sorot matanya.

Kesulitan-kesulitan yang kamu rasakan sekarang, mungkin membuatmu iri pada orang lain. Tapi, kamu justru harus bersyukur. Kesulitan ini kelak akan membuat hubunganmu dengannya semakin erat. Sebab, semuanya didapat dan dijalani dengan penuh kerja keras.

Jangan takut menjalani cinta jarak jauh. Jangan mundur hanya karena cemas hubungan ini tak bisa utuh. Bagaimana pun, segala sesuatu yang didapatkan dengan susah payah, akan lebih dipertahankan nantinya.