Gile Bener!! Modal 200 Ribu Jadi 1,5 Juta Dalam 3 Jam. Cuma Jualan Beginian Laris Manis.

Zaman sekarang, ide membangun usaha kecil-kecilan selalu bermunculan. Mulai dari berdagang makanan kekinian ataupun kebutuhan rumah tangga pada umumnya. Dijamin selalu laku karena kebutuhan pasar cenderung tinggi untuk kita kalahkan.

Salah satu peluang usaha yang dapat kita coba adalah berjualan bumbu dasar masakan. Memang sebenarnya tidak menjadi hal baru baru sebagian orang. Tapi masih banyak disepelekan karena belum tahu omsetnya.

Jualan Bumbu Pembawa Berkah Besar

Perlu diketahui kalau banyak penjual bumbu dengan omset jutaan. Bukan penghasilan bulanan tapi harian. Nilai modalnya rendah selain itu kemudahan pemasaran hasil dagang terbukti sangat bagus.

Hal ini terlihat langsung contohnya dari Egan yang berjualan dipasar Kebon Sayur, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dalam konten itu dia terlihat sibuk melayani konsumen. Bahkan banyak dagangannya sudah ludes.

Terlebih Egan sebagai sang penjual, buka dari jam 7 sampai 11 siang. Ternyata ludes diburu oleh ibu-ibu ataupun pengusaha makanan. Bahkan seringkali baru buka 2-3 jam, tapi dagangannya tidak tersisa.

Inilah yang akan menjadi contoh bagi pengusaha yang ingin berkembang. Mulai dari bisnis kecil-kecilan seperti berjualan bumbu bisa mengembang lagi. Jika keuntungannya tinggi, mungkin dapat membuka cabang lain.

Ide Brilian yang Dapat Kita Tiru

Kita sudah tahu kalau bumbu sendiri selalu dibutuhkan oleh orang Indonesia. Terutama para ibu rumah tangga yang mau membuat masakan. Diperlukan juga oleh Anda yang terlalu repot membuat bumbu sendiri.

Penjual pada usaha ini ada berbagai macam jenisnya. Menurut Egan, ada berbagai macam bumbu seperti untuk kuah, goreng bahkan bumbu sambal. Semuanya ada yang sudah jadi ataupun harus diolah dahulu.

Untuk harganya sendiri mulai ribuan sampai belasan tergantung jumlahnya. Nilai segini sudah tergolong sangat terjangkau. Apalagi bakal menghemat waktu tanpa harus membeli dan mengolah berbagai bahan sendiri.

Sementara itu bagi calon pengusaha, akan menjadi peluang yang tinggi. Tapi supaya sukses, disarankan selalu memakai bahan berkualitas. Tidak masalah bahannya mahal sedikit asalkan tetap menjaga kualitas.

Umumnya untuk harga bumbu sendiri memang bakal disesuaikan sama harga bahan. Makanya jika sedang melonjak, peningkatan banderol bisa kita tetapkan. Dengan syarat tidak memberatkan calon konsumen tapi bisa menguntungkan penjual.

Kalau Anda masih belum yakin dengan peluang usaha ini, bisa melihat contohnya lewat akun Youtube Frankav12. Sudah dirilis sejak tanggal 6 November 2020, terdapat 380 ribu penonton yang tertarik.

Warganet merasa cukup kagum dengan besarnya pendapatan dari tukang bumbu tersebut. Jika Anda sudah merasa tertarik untuk melihatnya, langsung saja tonton di https://www.youtube.com/watch?v=BLJr8uc6fZ8 . Bakal menjadi contoh bagus.


Tahun 1513, Portugis Datang Disini Dan Memaksa Membangun Benteng. Baca Kisahnya Selanjutnya…

Sekali-kali orang perlu mengunjungi Indonesia Timur, bukan karena alasan bahwa bagian Indonesia tersebut kaya akan sumber daya alam, melainkan juga karena alasan yang lebih sederhana: Indonesia Timur menyimpan banyak potensi dan kekayaan wisata yang patut menjadi pusat perhatian. Salah satu kota yang perlu disebut di sini adalah Ambon, dijuluki Ambon Manise.

Kota ini memiliki julukan sebagai kota yang manis, cantik, sekaligus indah. “Ambon manise”, demikian kata orang-orang. Kota Ambon merupakan kota paling besar di wilayah kepulauan Maluku dan merupakan sentral di kepulauan tersebut. Di wilayah kepulauan Maluku, Ambon saat ini dikenal sebagai pusat pendidikan, pariwisata, dan pelabuhan. Di wilayah Indonesia Timur sendiri, kota Ambon tergolong sebagai kota besar, dan diperlakukan sebagai salah satu kota utama di kawasan tersebut.

Sejarah kota Ambon dimulai sejak kedatangan Portugis pada tahun 1513 di Maluku. Penguasa Portugis memaksa penduduk kota Ambon untuk membangun benteng Kota Laha pada tahun 1575. Waktu itu benteng tersebut diberi nama Nossa Senhora de Anunciada dan didirikan di dataran Honipopu. Membangun benteng berarti membutuhkan pekerja, dan memang ada banyak pekerja yang turut membangun benteng Kota Laha.

Kelompok pekerja benteng itulah yang pada gilirannya membangun perkampungan Soa, dan kemudian menjadi dasar pembentukan kota Ambon Manise. Sempat menjadi lokasi pusat pemerintahan Portugis di Ambon, Benteng Kota Laha kemudian menjadi pusat pemerintahan beberapa Gubernur Jenderal Belanda.

Orang yang bahkan belum pernah ke Ambon mungkin pernah mendengar selentingan kabar bahwa Kepulauan Maluku menyimpan banyak misteri keindahan yang rasanya sulit ditandingi wilayah manapun di Indonesia. Misteri yang ditawarkan oleh belahan bumi Ambon adalah wisata air. Dan memang, ada banyak pesona wisata air yang ditawarkan oleh kota Ambon, dan beberapa di antaranya adalah:

Pantai Natsepa

Ini adalah pantai wisata rekomendasi utama yang harus dikunjungi ketika Anda berada di Ambon. Pantai ini sudah populer sampai ke luar negeri dan memiliki pasir putih yang sangat luas serta bisa digunakan untuk bersantai sambil menikmati sinar matahari.

Karakteristik pantainya yang landai membuat pantai tersebut amat untuk berenang, meski anak-anak yang berenang di sana tetap harus berada dalam pengawasan orang tua. Rujak Natsepa dijual di sepanjang pantai, dan ini menjadi satu menu yang harus dicoba siapapun yang berkunjung ke pantai tersebut.

Pintu Kota

Bila bosan dengan pemandangan pantai, atau menganggap bahwa pantai adalah objek wisata yang biasa saja, maka cobalah untuk singgah di Gerbang Kota atau Pintu Kota, yang terletak di antara desa Seri dan Air Low. Pintu Kota adalah batu raksasa, lengkap dengan terowongan yang tembus ke bagian dasar batu. Air laut akan memenuhi sebagian besar batu ketika pasang baik.

Pemandangan lepas ke Laut Banda menawarkan keelokan tiada tara, sekaligus memberikan jalan bagi orang untuk melepas rasa penat. Scuba diving dan snorkeling merupakan dua jenis kegiatan perairan yang bisa dicoba ketika berada di Pintu Kota.

Masakan ikan-ikanan

Karena karakteristik wilayahnya yang dekat dengan pantai dan laut, Ambon menjadi kota di mana para wisatawan akan dengan mudah menemukan masakan ikan. Ikan Kerapu, Ikan Lalosi, dan Ikan Bobara merupakan beberapa jenis ikan yang masakannya bisa ditemukan dengan mudah di Ambon Manise. Ikan Lalosi biasanya dibakar dengan dilumuri bumbu pedas serta disajikan langsung dengan sambal colo-colo. Selain sambal jenis ini, ada juga jenis sambal lain seperti sambal petis, sambal mangga, dan sambal terasi.