Anak Punk Hapal 30 Juz, Inspirasi Menjadi Lebih Baik

Ulasan dilakukan oleh channel MOP Chanel, membahas memperlihatkan kehidupan anak – anak punk. Anak punk sendiri sering kali hanya dipandang sebelah mata oleh masyarakat secara umum, akibat gaya kehidupan mereka.

Gaya hidup bebas sudah menjadi salah satu ciri khas yang paling menonjol ketika bertemu dengan mereka. Tidak sedikit yang memberikan pandangan bahwa mereka merupakan anak – anak liar dan sulit diatur.

Namun, sebenarnya hal tersebut tentu saja tidak benar dan tidak boleh dilihat dari sebelah mata saja. Banyak dari anak punk juga mencoba menjadi baik serta ingin menjalani kehidupan lebih benar.

Pada daerah Flyover Djuanda Depok, menjadi hunian bagi sekelompok komunitas Lebah Laskar. Mereka berani berhijrah untuk dapat beraktivitas secara bebas di bawah naungan dari Flayover tersebut bersama dengan komunitas tersebut.

Kumpulan dari pedagang, pengamen, hingga pemulung di komunitas Laskar Lebah selalu berkumpul bersama di hari Jumat serta Sabtu malam dalam pengajian. Ini merupakan hal sungguh luar biasa dengan melihat aktivitas positif mereka lakukan.

Meskipun banyak tatoo di kulit, rupanya tidak menyurutkan semangat komunitas Lebah Laskar menuntut ilmu agama. Dari Ustad sendiri mengatakan “Sebagai umat Islam ayo kita hanya bisa merangkul dan memberikan arahan.”

Kegiatan Agama Komunitas Lebah Laskar

Dalam pengajian, dilakukan metode pengajaran pembacaan Al-Qur’an dan nantinya dilakukan wisuda umum bagi yang sudah menamatkan pembacaan. Selain itu, ada agenda untuk melakukan penghapusan tatoo.

Meskipun tidak dapat dilakukan sekali hilang, namun dapat dilakukan setiap sudah menghafal surah ditentukan. Dengan niat melakukan perbaikan diri, komunitas anak punk tersebut mencoba untuk menjadi pribadi lebih baik.

Mas Dendi salah satunya yang juga merupakan penghafal Al-Qur’an di komunitas ini. Ia bekerja sebagai pedagang asongan untuk penghidupan, ketika ditanya harapan terbesarnya adalah dapat bertemu kembali dengan sang Ibu.

Penyesalan datang dari diri Mas Dendi ketika di wawancara Nata Reza sebagai Host, jika ia merasa menyesal terhadap ibunya. Dirinya mengatakan bahwa ia menyesal pernah menjadi anak kurang berbakti sebelumnya.

Sontak saja, hal ini mendapatkan respon warganet, banyak yang ingin Mas Dendi dapat bertemu dengan sang ibu. Dari @Auvalia Risma memberikan komentar “Ya Allah pertemukan Mas Dendi dengan ortunya”.

Untuk melihat selengkapnya kisah dari Anak Punk Hapal 30 Juz, dapat dilihat pada link https://www.youtube.com/watch?v=1xBnpQyOoDk. Pada Video diupload pada tanggal 30 Agustus 2019 telah ditonton hingga 9.995.918 di MOP Channel.


Proses, Hal Penting Yang Selama Ini Tidak Pernah Kita Sadari

Banyak orang sukses yang namanya melambung tinggi di dunia. Mereka datang dari berbagai kalangan. Ada yang sukses sebagai penemu gadget canggih, dan gadget ciptaannya dipakai oleh hampir semua orang di dunia, ada yang terkenal karena memiliki banyak investasi dan berhasil memotivasi banyak orang untuk memiliki investasi juga, ada juga yang sukses sebagai pengusaha, sehingga dia juga dikenal sebagai pelopor entrepreneur di kalangan anak muda.

Begitu mudahnya mereka sukses. Kini, mereka seakan-akan mudah mendapatkan sagala-galanya berkat nama besarnya. Dunia seakan-akan ada dalam genggamannya. Kamu pun termotivasi untuk suskses juga seperti mereka. Kamu ingin kelak hidupmu serbamudah.

Sekarang, kita perhatikan kisah sukses orang-orang besar itu. Ternyata, di balik kisah suksesnya, ada proses luar biasa yang mereka tempuh. Di balik nama besarnya, ada proses melelahkan yang telah mereka alami. Mereka harus menempuh jalan panjang, mulai dari pendidikan, mencari celah yang bisa mereka masuki, merintis usaha, memulai usaha, sampai mencari cara agar usahanya dikenal orang, termasuk dicaci maki atau diremehkan orang lain. Semua itu mereka hadapi dengan penuh rasa ikhlas. Jalan panjang yang berliku-liku dengan berbagai tantangannya, sudah mereka taklukkan. Makanya, mereka kini sampai di sini, di titik ketika mereka dikenal karena keberhasilannya.

Kebanyakan orang, mungkin termasuk kamu, hanya melihat sisi keberhasilannya. Kamu tidak pernah membayangkan proses yang sudah mereka lalui. Proses yang benar-benar menempa kepribadian mereka. Proses yang membuat hati dan mental menjadi sekuat baja. Mereka tidak serta merta berada di puncak karir. Tidak semua orang berhasil melalui jalan panjang ini dengan mulus. Oleh karena itu, senyum yang selalu ada di bibir mereka, adalah senyum manis karena telah berhasil melewati semuanya dengan baik.

Kamu ingin seperti mereka juga? Kalau begitu, mulai detik ini, niatkan diri, lalu mulailah dengan proses pertama.

Selamat berjuang! Sampai bertemu di garis finish, ya.