Jodoh Adalah Cerminan Diri, Bila Kau Berusaha Memperbaiki Diri Dengan Baik, Maka Pasti Yang Datangpun Adalah Ia Yang Telah Berusaha Memperbaiki Dirinya.

Untuk kamu yang sedang galau tentang siapa yang akan menjadi calon pendampingmu, ingat janji Allah bahwa Allah akan mendatangkan jodohmu sesuai dengan akhlak dan tabiatmu di waktu yang tepat bagimu. Oleh karena itu, selagi menunggu jodoh dari Allah, kamu bisa siapkan diri kamu dengan 5 cara berikut ini.

Meminta pada Allah

Jodoh di tangan Allah, kamu yang memilih tapi Allah yang menentukan. Jika saat ini kamu sedang galau karena Allah memisahkan kamu dengan orang yang kamu cintai, percayalah, Allah sedang mempersiapkan yang terbaik untuk kamu.

Jika kamu ingin seseorang menjadi jodohmu, mintalah restu pada Allah. Jika Allah menjauhkannya, Allah berkata bahwa ada yang lebih pantas untuk kamu. Oleh karena itu jangan bersedih dan terus minta pada Allah untuk dibukakan rezeki dan jodoh.

Berdoa akan membuat kamu lebih kuat dalam penantian dan membuat kamu bisa mendapatkan jodoh yang terbaik untuk masa depanmu dan anak-anak kelak. Jangan menangisi yang telah pergi, tapi bersiaplah untuk yang akan datang nanti. Jadi selalu berdoa, selalu meminta. Karena sesuai janji-Nya, Allah akan mengabulkan doa dari hambanya yang setia.

Memperbaiki diri

Jika kamu ingin mendapatkan jodoh yang terbaik, jangan lupa berdoa dan berusaha. Berdoa untuk yang terbaik dan mempersiapkan diri untuk mendapatkan yang dipersiapkan Allah. Karena Allah selalu memberikan pasangan yang sesuai dengan akhlak pasangan lainnya.

Jika tujuanmu adalah surga, pemimpin dan imam yang tepat akan menunjukkan jalanmu agar kamu bisa sampai di sisi Allah. Akan tetapi jika kamu tidak menempatkan dirimu pada kebaikan, maka Allah tidak akan memberikan kebaikan lain dalam penantianmu.

Oleh karena itu, pastikan kamu selalu berusaha untuk memperbaiki diri. Jika lisanmu masih kurang baik. Berusahalah untuk menjaga lisanmu. Jika Amal ibadahmu kurang sempurna, usahakan untuk menyempurnakan amalan dan ibadahmu untuk mendapatkan jodoh yang serupa. Karena Allah tidak akan memberikan jodoh yang tidak setara dengan umatnya.

Berprasangka baik pada Allah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jodoh datangnya dari Allah. Tapi sesungguhnya kamulah pemilih jodoh kamu. Hanya saja pemilihan jodoh ini tidak dilakukan dengan menunjuk seseorang.

Bukan dengan “Ya Allah, aku ingin dia jadi jodohku”, kamu memilih jodoh dengan amal, ibadah dan dengan kesetiaanmu pada Allah. Niscaya, Allah akan memberikan jodoh yang sesuai dengan amalan, ibadah dan kesetiaanmu pada-Nya.

Jika dalam usia kamu saat ini kamu belum menemukan tambatan hati, maka jangan lantas marah pada Allah. Jangan berprasangka buruk pada Allah. Karena prasangkamu adalah apa yang akan diberikan Allah kepadamu.

Sulit menjauhkan prasangka buruk dari hati dan pikiran seseorang, untuk menghindari prasangka buruk ini hanya bisa kamu lakukan dengan memperbaiki iman. Percaya dan yakin bahwa ketetapan Allah akan sangat indah pada waktunya.

Ingat Allah tahu kamu sedang sedih atau sedang berduka. Apapun yang terjadi pada diri kamu saat ini, Allah akan membalasnya dengan syukur berkali-kali lipat jika kamu sabar dengan ketetapan-Nya. Karena pada dasarnya, tidak ada ketetapan Allah yang buruk.

Hanya saja kamu perlu menerima ketetapan ini untuk bisa mendapatkan jawaban yang manis dari doa-doa kamu. Jadi tetap berprasangka baik pada Allah terlepas dari kesedihan yang sedang menimpa hidupmu ya!

Tidak lelah dalam ikhtiar

Allah menguji iman umatnya. Banyak cara yang dilakukan Allah dalam memberikan ujian ini. Salah satunya adalah mengenai jodoh. Ujian ini banyak tujuannya, untuk membuat kamu lebih beriman, untuk menghapus dan meleburkan kesalahan kamu dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jika kamu sedang diuji dengan jodoh, tetap sabar, tetap berprasangka baik dan tetap ikhtiar. Allah menghargai usaha umatnya dengan ganjaran yang berlipat. Selalu berusahalah untuk tetap memperbaiki diri agar jodoh yang akan dipertemukan dengan kamu adalah jodoh yang terbaik.  

Yakin dengan janji Allah

Terakhir, yakin dengan janji-janji yang diberikan Allah. Tidak ada obat kesedihan yang lebih baik daripada mengingat dan meyakini janji Allah pada umatnya. Selalu perbaiki diri agar kamu bisa jadi bidadari surga untuk calon suamimu kelak.