<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>indonesi.com &#187; Bisnis</title>
	<atom:link href="http://indonesi.com/category/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonesi.com</link>
	<description>Never Ending Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2009 11:40:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Promosi Jualan Lewat Facebook</title>
		<link>http://indonesi.com/2009/06/11/promosi-jualan-lewat-facebook/</link>
		<comments>http://indonesi.com/2009/06/11/promosi-jualan-lewat-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 17:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dania</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cari duit internet]]></category>
		<category><![CDATA[bagaimana mempromosikan barang lewat fb]]></category>
		<category><![CDATA[cara berjualan lewat facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara berjualan melalui face book]]></category>
		<category><![CDATA[cara jual barang lewat face book]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan barang di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan di face book.com]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan di facebook and twitter]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan difacebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan lewat facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan online di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan online facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara jualan pake facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat jualan di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat online shop di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara mempromosikan barang]]></category>
		<category><![CDATA[cara mempromosikan barang di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi barang]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi barang dengan baik]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi barang di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi barang jualan]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi barang yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi lewat facebook]]></category>
		<category><![CDATA[cara-cara mempromosi barang jualan]]></category>
		<category><![CDATA[FACEBOOK]]></category>
		<category><![CDATA[facebook jualan]]></category>
		<category><![CDATA[facebook untuk mempromosikan barang]]></category>
		<category><![CDATA[gimana cara jualan  di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[jualan baju lewat fb]]></category>
		<category><![CDATA[jualan di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jualan facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jualan lewat facebook]]></category>
		<category><![CDATA[maaf bagi yang sudah ke tag di facebook jualan saya]]></category>
		<category><![CDATA[promo di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[promosi lewat facebook]]></category>
		<category><![CDATA[tag]]></category>
		<category><![CDATA[tips cara promosi barang]]></category>
		<category><![CDATA[wajah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesi.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan, di Facebook, saya sering di-tag pada gambar-gambar yang sama sekali bukan wajah saya. Ada gambar baju bayi, gaun, batik, perhiasan, dan banyak lagi.
Geram?
Awal-awalnya ya. Lah wong bukan wajah saya kok di-tag? Tapi, lama-kelamaan saya maklumi saja.
Ternyata foto-foto itu adalah barang jualan teman-teman saya. Mereka ingin menarik perhatian saya dengan men-tag saya di produk-produk yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-424" title="jualan-di-facebook" src="http://indonesi.com/wp-content/uploads/2009/06/jualan-di-facebook.jpg" alt="jualan-di-facebook" width="300" height="199" />Belakangan, di <strong>Facebook, saya sering di-tag</strong> pada gambar-gambar yang sama sekali bukan wajah saya. Ada gambar baju bayi, gaun, batik, perhiasan, dan banyak lagi.</p>
<p>Geram?</p>
<p>Awal-awalnya ya. Lah wong bukan <strong>wajah saya kok di-tag</strong>? Tapi, lama-kelamaan saya maklumi saja.</p>
<p>Ternyata foto-foto itu adalah barang jualan teman-teman saya. Mereka ingin menarik perhatian saya dengan men-tag saya di <strong>produk-produk yang mereka jual</strong>. Semacam sebuah promo begitu.</p>
<p>Tapi, apakah itu etis?</p>
<p>Jujur, saya merasa itu agak kurang etis. Karena, agak mengganggu.</p>
<p>Walau pada akhirnya yang saya lakukan adalah me-<em>remove</em> tag tersebut, tetap saya merasa kurang nyaman. Hanya saja, saya tak pernah mengatakan itu kepada mereka. Semestinya, dengan saya <strong>me-<em>remove</em> tag</strong> tersebut, mereka sudah tahu bahwa saya tidak terlalu suka.</p>
<p>Ada cara yang lebih baik dalam <strong>mempromosikan barang-barang yang kita jual di Facebook</strong>.</p>
<p>Caranya:</p>
<ul>
<li>Klik box untuk menuliskan <strong>status</strong>.</li>
<li>Klik icon link, masukkan <strong>URL gambar </strong>barang yang kita jual &#8212; biasanya jika <strong>promo di Facebook</strong>, orang <strong>berjualan secara online</strong> kan?</li>
<li>Di <strong>box status</strong>, beri penjelasan sedikit tentang gambar tersebut.</li>
<li>Klik<strong> icon share</strong>.</li>
</ul>
<p>Dengan begitu, foto yang ada akan masuk ke <strong>halaman home FB</strong> teman-teman kamu tanpa harus membuat mereka kesal.</p>
<p>Mau mencoba <strong>promosi damai lewat Facebook</strong> satu ini?</p>
<p> <img src='http://indonesi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesi.com/2009/06/11/promosi-jualan-lewat-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Memulai Bisnis</title>
		<link>http://indonesi.com/2009/04/25/tentang-memulai-bisnis/</link>
		<comments>http://indonesi.com/2009/04/25/tentang-memulai-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 13:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cari duit internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesi.com/2009/04/25/tentang-memulai-bisnis/</guid>
		<description><![CDATA[Memulai sesuatu adalah hal yang paling susah dilakukan. Apalagi kalau kita harus melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.
Begitu juga dengan memulai bisnis. Nggak ada bisnis yang gampang. Nggak ada juga kerja yang gampang. Semua hal bisa dianggap gampang atau dianggap susah, semuanya ditentukan dari pikiran kita.
Bulatkan niat kita, dan lakukan.
Lho terus kalo gagal, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memulai sesuatu adalah hal yang paling susah dilakukan. Apalagi kalau kita harus melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.</p>
<p>Begitu juga dengan memulai bisnis. Nggak ada bisnis yang gampang. Nggak ada juga kerja yang gampang. Semua hal bisa dianggap gampang atau dianggap susah, semuanya ditentukan dari pikiran kita.</p>
<p>Bulatkan niat kita, dan lakukan.</p>
<p>Lho terus kalo gagal, gimana?</p>
<p>Dari statistik di Amerika Serikat, hanya 20% bisnis yang bisa bertahan dua tahun. Dari 20 % itu hanya 20% yang bisa bertahan 5 tahun. Jadi kesimpulannya? Kemungkinan besar Anda gagal. Tapi jangan khawatir, Anda bisa memperbesar kemungkinan Anda berhasil. Caranya?</p>
<ul>
<li><strong>Full Time.</strong> Fokuskan seluruh pikiran dan tenaga Anda di situ. Jika Anda mengerjakannya sambil mengerjakan pekerjaan lain, kemungkinan Anda gagal akan semakin besar.</li>
<li><strong>Banyak belajar.</strong> Yakinlah bahwa Anda harus belajar. belajar dari buku, dari pengalaman, dari teman, dari kompetitor.</li>
<li><strong>Fokus.</strong> Fokus di bisnis utama Anda. Tentukan kekuatan utama Anda, dan fokus ke sana. Fokus kepada penjualan pertama di bulan pertama. <em>First sale is the hardest sale.</em></li>
<li><strong><em>Prudent</em> dalam mengatur keuangan</strong>. Keuangan adalah senjata Anda. Atur baik-baik dan jaga sebaiknya. Hindari pengeluaran yang tidak perlu. Ingat akan ada banyak godaan untuk membeli barang yang tidak perlu selama Anda memulai bisnis. Kop surat dan lain-lain nggak penting. Yang paling penting adalah SALES. Ada penjualan ada bisnis. Kejar penjualan pertama, yang lainnya bisa menyusul.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesi.com/2009/04/25/tentang-memulai-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
