Akrab dengan Kakak Ipar Perempuan
Posted: May 11th, 2009 | Author: dania | Filed under: Keluarga | 1 Comment »
Tak bisa dipungkiri, ibu mertua dan kakak ipar perempuan adalah momok bagi setiap menantu dan adik ipar. Untunglah ibu mertua saya baik dan suami adalah anak pertama.
Saya punya 2 adik laki-laki. Maka, bagi istri kedua adik saya ini, saya adalah momok yang menakutkan? Apakah begitu adanya?
Syukurlah, tidak. Hubungan saya dengan kedua adik ipar baik-baik saja. Kami tidak saling sikut atau bermusuhan. Mungkin karena saya tipe orang yang cuek. Yang penting adik saya bahagia bersama mereka.
Sebenarnya, dari pengalaman saya dan beberapa teman sebagai seorang kakak ipar perempuan dan adik ipar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh adik ipar:
- Anggap kakak ipar sebagai teman, namun jangan kurang ajar juga.
- Perhatikan bagaimana suami memperlakukan kakaknya itu, lalu ikuti.
- Hindari bisnis dengan kakak ipar. Iya kalau lancar, kalau nggak, bahaya. Apalagi, sebagai adik ipar, mau nggak mau harus nurut, padahal hati ndongkol.
- Ingat ulang tahun kakak ipar — saya sih senang-senang saja mendapat hadiah, tapi lebih sebal jika tak ada ucapan sama sekali.
- Sayangi anaknya seperti anak sendiri, apalagi jika suami dekat dengan keponakan-keponakannya.
- Sayangi ibunya dengan tulus, karena kalau tidak, berbahaya!
Nah, menghadapi kakak ipar saja sudah serepot itu, bagaimana dengan ibu mertua? Nanti kita bahas ya.
Tapi, sebenarnya kita bisa santai juga kok dalam menjadi adik ipar dan menantu yang baik. Intinya 1: TULUS.
Hai dania…nice to meet you.
Nah ini saya mengalami kebalikannya…kayaknya aku kok gak bisa kompak dengan adek ipar ya.hahahhahaa