Dangerously Beautiful Indonesia

Pesona Danau Toba

Posted: March 11th, 2009 | Author: dania | Filed under: Jalan-jalan | 1 Comment »

Memang sudah beberapa kali suami berniat mengajak saya berlibur ke Danau Toba, tapi belum juga terlaksana. Ia begitu ingin karena saat kecil, ia pernah tinggal di Medan selama dua tahun dan sesekali diajak orang tuanya untuk menikmati indahnya Danau Toba.

Sementara belum ke sana, saya coba-coba cari video tentang Danau Toba, dan menemukan yang satu ini:

Indah banget kan?

Danau yang mengelilingi Pulau Samosir ini dapat dicapai hanya empat jam perjalanan darat dari kota Medan.

Menurut suami, kami dapat menginap di Parapat. Kami dapat menikmati keindahan Danau Toba dari hotel-hotel yang terletak di kota tersebut.

Kami juga dapat naik kapal untuk menyambangi Pulau Samosir. Suami bercerita betapa ia terpukau akan keindahan Danau Toba saat masih kecil dulu.

Katanya lagi, di Pulau Samosir, terdapat sebuah air terjun yang sangat indah yang dikenal dengan nama Air Terjun Sampurna Tujuh.

Di sana juga sepertinya banyak yang menjual pernak-pernik oleh-oleh yang lucu-lucu. Yah, mungkin seperti wajarnya obyek wisata ya? Sekitar setahun yang lalu, sahabat saya berlibur ke sana–karena kebetulan ia memang berasal dari Sumatra Utara–dan membawakan saya oleh-oleh yang katanya khas Samosir seperti kain dan tas.

Danau seluas 1.700 m2 ini kabarnya lebih seperti laut ketimbang danau. Suasana di sana tenang. Terletak 906 meter di atas permukaan laut, udaranya segar.

Yang menarik dari Danau Toba, di antaranya, adalah kisah di balik asal mula salah satu danau terindah di Indonesia ini.

Menurut legenda, Danau Toba berasal dari kata tuba atau tak tahu berbalas budi. Kisah ini berawal dari seorang pemuda yang bekerja sebagai penangkap ikan. Ia menemukan seekor ikan yang kemudian menjelma menjadi seorang perempuan. Ia pun menikah dengan perempuan ini, dengan syarat, jika mereka punya anak, ia tak boleh memberiytahukan bahwa anak tersebut adalah anak ikan.

Namun, suatu saat ia melanggar janji. Ia tak sengaja mengatakan kepada anaknya bahwa ia anak ikan. Sang istri mengetahui hal tersebut. Lalu ia dan si anak menghilang. Kabarnya tanah bekas telapak kaki mereka mengeluarkan air yang kemudian menjadi air di Danau Toba.

Sedangkan asal mula Danau Toba jika ditilik dari segi ilmiah, diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu. Dua peneliti dari Michigan Technological University, Bill Rose dan Craig Chesner,  memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.


One Comment on “Pesona Danau Toba”

  1. 1 Seperti Apa Sih Liburan di Lombok? | indonesi.com said at 10:22 pm on April 6th, 2009:

    [...] enaknya liburan berikutnya ke Lombok atau Danau Toba ya? Bingung [...]


Leave a Reply