Dangerously Beautiful Indonesia

Anak Percaya Diri Anak Dambaan

Posted: January 27th, 2009 | Author: dania | Filed under: Keluarga | 2 Comments »

Siapa sih yang nggak kepingin anaknya tumbuh menjadi anak percaya diri alias PD? Semua orang tua pasti mau.

Tapi ya kalau sekedar keinginan tanpa usaha yang jelas ya jangan berharap anak akan sepede itu. Anak yang memiliki rasa percaya diri yang kuat adalah anak yang mendapat dukungan penuh dari orang tua dan lingkungannya.

Apa sih yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar anak kita menjadi anak yang PD?

Dari beberapa sumber yang saya rangkum, kira-kira inilah do’s dan don’t’s-nya:

  • Kenali minat dan bakat anak, lalu biarkan ia mengeksplor hal tersebut. Jika memang ia berbakat dan memiliki minat akan hal tersebut, maka kegiatan yang berhubungan dengan minat dan bakatnya itu akan membuatnya percaya diri.
  • Jangan beri tanggapan negatif. Meskipun ia melakukan sesuatu dengan salah, jangan hakimi ia dengan kata-kata yang bernada negatif. Cari sisi positif dari kesalahan tersebut, lalu ajak ia memperbaikinya bersama-sama. Jelaskan pula bahwa siapa pun dapat melakukan kesalahan.
  • Puji dan puji lagi. Jangan pernah sekali pun lupa memuji anak atas prestasinya. Dibandingkan dengan memarahinya untuk nilai 5 yang ia peroleh, lebih baik memujinya untuk nilai 7 yang ia dapatkan dengan belajar giat.
  • Hargai pendapat anak. Jika anak sedang tidak mau melakukan sesuatu, tanyakan mengapa. Jika alasannya masuk akal—meskipun hal itu dapat membuat kita repot karena harus mengubah schedule, misalnya—hargailah
  • Jangan memaksanya melakukan hal yang tidak disukainya. Misalkan, memaksanya kursus melukis padahal kita tahu ia tidak suka. Ia akan tersiksa dan membenci dirinya sendiri.
  • Tunjukkan rasa kasih sayang kepada mereka. Dengan mengetahui bahwa mereka disayangi dan dicintai, mereka akan merasa nyaman dan aman dalam menjalani apapun.
  • Biarkan ia mencoba banyak hal karena ia perlu mengenali batasan kemampuannya.
  • Perkenalkan anak pada kemandirian. Dengan menjadi anak yang mandiri, ia dapat mengatasi banyak hal sendiri tanpa bantuan orang lain. Tentu anak seperti ini adalah anak yang penuh percaya diri.
  • Jadilah contoh yang baik. Jangan berharap memiliki anak yang percaya diri jika kita sebagai orang tua tidak yakin akan diri kita sendiri. Jangan tunjukkan kekhawatiran atau kepanikan berlebihan di hadapan anak—meskipun sebenarnya hati kita ciut seciut-ciutnya. Biarkan ia melihat seorang ibu atau ayah yang tegar dan selalu tersenyum dalam keadaan apapun.

Anak yang percaya diri akan lebih mudah berinteraksi dengan orang lain. Ia pun akan lebih baik dalam hal pengambilan keputusan. Ia dapat memilah hal yang baik dan kurang baik dengan lebih mudah.

Dengan begitu, kita tak perlu lagi khawatir untuk melepasnya ke dunia luar.


2 Comments on “Anak Percaya Diri Anak Dambaan”

  1. 1 iBnu said at 1:20 pm on January 30th, 2009:

    yang tentunya percaya diri jauh lebih baik dari pada minder
    ya kan?

  2. 2 Jehan said at 1:51 pm on February 24th, 2009:

    bagus sekali tulisannya..moga ja saya masih bisa ingat tulisan ini kalo nanti saya punya anak,hehehe
    saya sempet memikirkan begini,”kalo saya nanti punya anak, saya mau …(bla bla)” setelah membaca tulisan ini, semoga nanti kalo saya punya anak, anak saya menjadi manusia yang percaya diri dan tentunya membanggakan orang tuanya..hehehe


Leave a Reply