Dangerously Beautiful Indonesia

Berhenti Merokok, Yuk…

Posted: November 28th, 2008 | Author: dania | Filed under: Ide Kreatif, Lucu | 6 Comments »


Agar dicintai istri – tips dari seorang istri!

Posted: November 27th, 2008 | Author: dania | Filed under: Basic | 6 Comments »

Kalau selama ini banyak orang kasih tips ke istri supaya disayang suami, sudah saatnya suami dikasih tips supaya disayang istri. Supaya nggak salah langkah atau salah bicara…

Gini, sekitar setengah tahun yang lalu, saya harus cabut gigi. Curhat dong ke suami tercinta…

“Yah, aku takut nih, besok harus cabut gini…”

Si Ayah merespon, “Nggak usah takut. Paling berdarah. Kan, mereka cabutnya pake tang gitu. Ya, disuntik dulu sih sedikit…paling-paling dua hari kemudian dah gak harus makan yang lembek-lembek lagi…”

“What???!!!”

Coba ya, kita analisa kalimat-kalimat suami saya di atas. Kira-kira bisa membuat saya pergi ke dokter gigi dengan langkah semangat dan keberanian poll nggak ya?

Ya, nggak lah!

Hampir semalaman saya justru nggak bsia tidur. Huh! Dan, sepagian saya sebel sama suami.

Gak mau kan disebelin sama istri, coba deh ikutin tips di bawah ini:

  • Berempatilah. Dikatakan bahwa pria menggunakan 9 logika dan 1 perasaan dalam menghadapi masalah, sementara perempuan justru sebaliknya. Nah, secara kalian menikah dengan perempuan, gak ada salahnya kan mengurangi logika dan menaikkan perasaan beberapa level?
  • Dengarkan. Memang sih perempuan suka merepet. Dengerin aja—atau minimal pura-pura dengerin deh—tanpa harus ikut berkomentar. Kalau ikut-ikut, yang ada malah berbuntut perdebatan gak penting.
  • Lihat sikon. Nggak bisa diingkari bahwa di waktu-waktu tertentu perempuan dikuasai oleh perubahan hormon yang berujung pada ketidakstabilan emosi. Pernah dengar PMS dong ya? Nah…jangan pernah bilang, “Jangan salahin PMS terus dong. Memang kamunya aja yang seneng marah-marah.” Wah, malah makin mejadi. Kalau memang dia cemberut-cemberut gak jelas, coba cek kalender dan perbanyak maklum kalau dalam waktu seminggu lagi dia akan melewati masa haid.
  • Beri kejutan. Perempuan mana sih yang nggak seneng kalau tiba-tiba di atas tempat tidurnya ada setangkai bunga? Nggak ada. Dari segi biaya, setangkai bunga jauh lebih murah daripada makan malam romantis. Tapi, percayalah, si dia akan tersenyum cerah kalau kamu memberinya kejutan manis itu. Intinya, gak perlu yang mahal, yang penting tunjukkan padanya kamu cinta.

Ada yang mau menambahkan, para istri? :)


Yuk Menciptakan Anak Bermasa Depan Sukses

Posted: November 24th, 2008 | Author: dania | Filed under: Keluarga | No Comments »

Siapa sih yang nggak mau anaknya sukses? Nggak adalah. So, yuk, belajar jadi arsitek masa depan anak.

Tapi, sebelum mulai, ada yang perlu kita–sebagai orang tua–ingat! Biarkan anak memutuskan apakah ia akan membangun rumah dengan desain yang kita persiapkan atau tidak. Jangan pernah memaksakan desain jika “klien” tidak setuju!

Apa aja sih yang perlu diperhatikan supaya kita bisa membantu anak mengejar masa depan gemilang?

Dalam hal menentukan spesialisasi bidang yang akan digeluti anak:

  • Kenali minat anak – perhatikan apa yang paling ia minati, baik itu mainan ataupun kegiatan
  • Kenali bakat anak – perhatikan kegiatan apa yang anak kerjakan dengan baik, melebihi kegiatan lainnya
  • Arahkan – beri mereka kesempatan untuk menjalani minat dan bakat yang telah kita temukan itu.
  • Be there for them – ikuti perkembangan prestasi ataupun penurunan minat anak, bagaimanapun semua adalah proses yang terus berjalan hingga mereka dewasa.
  • Beri pilihan – tawarkan mereka beberapa pilihan masa depan. Misalkan minat mereka di bidang seni rupa, buka mata mereka bahwa seni rupa memiliki banyak sisi, seperti komunikasi visual, interior, dan lain-lain.
  • Biarkan ia memilih – biarkan mereka memilih bidang apa yang akan mereka jadikan sandaran di masa depan mereka. Dengan begitu, mereka akan lebih bertanggung jawab dalam menjalaninya.
  • Berbesar hati dengan apapun pilihan anak Anda dan dukunglah…

Siapa sih yang paling tahu diri kita? Ya kita sendiri. Bukan orang lain. Begitu pula dengan anak. Bukan kita–sebagai orang tua–yang paling tahu. Mereka lah yang paling mengenal diri mereka sendiri.

Jadi, jangan paksakan kehendak ya, Ayah & Ibu…


Breastfeeding Father? Ayah yang Menyusui?

Posted: November 20th, 2008 | Author: dania | Filed under: Keluarga | No Comments »

Ayah, breastfeeding father bukan seperti di atas ya…cukup dengan mendukung Bunda sepenuhnya dalam memberikan ASI.



Dubai dari ketinggian

Posted: November 18th, 2008 | Author: indonesi | Filed under: Basic | 1 Comment »

WOW!

Katanya foto ini diambil pada saat pagi hari, dari burj dubai (hotel di dubai yang tinggiiiiii banget)

Foto ini diambil dari sini


Digsby, tools keren buat IM, email, facebook

Posted: November 17th, 2008 | Author: indonesi | Filed under: Simplify Your Life | No Comments »

Baru aja browsing ke sana kemari dan ketemu satu aplikasi yang bener bener keren buat yang suka hangout di internet. Namanya digsby. Fungsinya banyak banget, dia bisa buat IM yahoo, gtalk, msn, twitter. terus juga bisa buat cek email gmail, yahoo, hotmail (email pop3 buat yang punya domain juga bisa) dan juga buat facebook, twitter, myspace.

Kayaknya berguna banget, daripada pindah-pindah software, mendingan integrasi di satu software. Lebih praktis. Mau lihat lebih lanjut. ada di sini http://digsby.com


Tips Sukses Mencari Jodoh di Internet

Posted: November 15th, 2008 | Author: dania | Filed under: Simplify Your Life | No Comments »

Ha! Kamu lagi cari jodoh? Pusing? Hm…kenapa sih musti pusing-pusing?

Ada YM, friendster, ada facebook, ada multiply, ada blog, ada plurk. Banyak kan jejaring sosial yang berisikan pria-pria dan wanita-wanita keren-keren?

Takut ditipu? Ini nih…duduk permasalahannya. Sebenarnya, gak perlu takut kok. Ada banyak cara untuk melacak apakah manusia di jejaring sosial yang kita hunting itu benar-benar ada atau semata khayalan.

Nih, aku kasih beberapa tipsnya:

  • Pertama, cek dulu profilnya. Umur berapa, sekolah di mana, kuliah di mana, kerja di mana. Dari data-data yang ada, kita bisa memulai pelacakan ke jejaring kita–ya, tentu kamu juga harus punya jejaring yang luas supaya proses pelacakan berjalan mulus. Tanyakan ke teman yang sekolah, kuliah atau bekerja di tempat yang sama dengan orang tersebut.
  • Kedua, perhatikan konsistensi ceritanya. Jika dia nge-blog atau nge-MP-i, ikuti postingan-postingannya. Jika dia hanya manusia khayalan, pasti ada titik di mana dia salah menyebutkan sesuatu. Setinggi-tinggi tupai melompat, toh akhirnya jatuh juga kan?
  • Ketiga, minta nomor telepon–sebaiknya HP dan nomor rumah. Kalau, misalnya dia sudah punya pacar atau bahkan berkeluarga, biasanya enggan memberikan nomor telepon. Atau, bisa saja dia menelepon kamu tapi dengan hidden number. Takut yaaa?
  • Keempat, ini yang paling penting, ajak ketemu! Jangan bawa perasaan kamu terlalu dalam sebelum kalian bertemu. Pastikan dia manusia betulan. Kalau dia di luar kota atau di luar negeri, minta dia muncul di webcam. Kalau dia nggak mau…it’s time to say goodbye! Sayonara!

Masih pusing? Duh, gak penting lah pusing-pusing. Lakukan saja. Ingat, usia semakin bertambah. Dan, pasti kamu sudah capek juga ditanya-tanya, “Kapan nih?”

Get online, dan jawab pertanyaan itu dengan, “Nih, undangannya!”

:)


Tumbuh Kembang Anak Panda

Posted: November 15th, 2008 | Author: dania | Filed under: Foto-foto Menakjubkan | No Comments »

Lucu yaaa?

*Aku dapat gambar-gambar di atas dari e-mail.*

Sejak kecil, aku memang tertarik pada panda. Jadi, saat menerima e-mail berisi pertumbuhan anak panda dari bayi sampai agak besar, aku seneng banget.

Memang sih, aku belum pernah melihat langsung hewan yang sekarang dilindungi karena hampir punah ini. Tapi, waktu kecil, aku punya sebuah boneka panda yang besaaaaaar sekali. Panda besar itu hadiah ulang tahun pertamaku. Jadi, aku dan si Panda sama besarnya deh.

Seingatku, si Panda bertahan sampai aku TK. Entah setelah itu bagaimana nasibnya, aku lupa. Yang pasti, sampai sekarang, aku masih suka Panda. Hm…bukan Panda yang presenter itu loh, walaupun wajahnya memang cukup lucu. Peace, Panda. :)


Training ART Yuk…

Posted: November 7th, 2008 | Author: dania | Filed under: Simplify Your Life | No Comments »
cucian

Sehabis Idul Fitri, hampir setiap rumah tangga kelabakan. Apa lagi penyebabnya kalau bukan ART!

Apa sih ART?

ART adalah singkatan dari Asisten Rumah Tangga–ungkapan lebih sopan dari kata pembantu.

Biasanya seminggu sebelum Idul Fitri, mereka sudah memenuhi terminal bus dan stasiun kereta. Pulang kampung, mudik. Janji kembali. Tapi, janji tinggal janji. Mereka memutuskan untuk tidak kembali dengan berbagai alasan.

Tinggallah sang majikan kelimpungan. Cuti sudah habis, sementara ART belum kembali. Tak ada pilihan lain…mencari ART baru. Yah, yang belum berpengalaman pun ok lah. Daripada tidak ada sama sekali.

Nah…ini yang seru!

Gadis desa yang belum tahu apa-apa ini terkadang cukup merepotkan. Tanpa training yang terarah, bisa-bisa keberadaan mereka justru mengacaukan segalanya.

Bagaimana sih training yang ok?

  • Siapkan catatan lengkap! Ya…selengkap-lengkapnya. Jangan buat daftar apa-apa saja yang harus dilakukan tanpa penjelasan. Lebih bagus lagi jika daftar dibuat dengan disertai jam-jam yang jelas.
  • Abaikan hari kerja. Jika ART masuk hari Selasa atau Rabu, jangan harap hari Jum’at kerjanya sudah mendekati ekspektasimu. Training yang sebenarnya baru bisa dimulai di akhir minggu, saat kamu sekeluarga ada di rumah.
  • Beri contoh. Jangan katakan, “Saya mau meja ini bersih.” Hey, standar kebersihanmu dan dirinya berbeda loh. Beri tahu caranya, tetapkan standar.
  • Minta ia mengulang apa yang kamu perintahkan. Pastikan ia menangkap dengan benar.
  • Terapkan sistem “stick and carrot.” Bukan berarti kamu memukulnya jika dia salah. Tapi, beri tahu saja. Yang penting ia tahu bahwa ia salah. Dan, jika ia melakukan tugasnya dengan baik, tak ada salahnya jika kamu beri tips atau belikan ia jajanan yang mungkin dia suka.
  • Berikan tanggung jawab secara bertahap. Misalkan ia memiliki tiga tanggung jawab, mencuci, menyeterika dan membersihkan kamar. Berikan kesempatan kepadanya untuk mencuci tanpa diawasi. Jika sudah bisa, berikan tanggung jawab selanjutnya. Dan seterusnya. Tiga tanggung jawab sekaligus hanya akan membuatnya pusing dan mengacaukan segalanya.
  • Jangan dipikirkan! Make it fun!
  • Oh ya…jangan lupa tersenyum!

:)


Rumah Kecil? No Worries!

Posted: November 4th, 2008 | Author: dania | Filed under: Ide Kreatif, Simplify Your Life | No Comments »
tangga sepatu

tangga & sepatu

Gak usah bingung kalo ternyata kamu punya rumah yang kecil—bahkan super kecil. Karena, kamu justru akan menjadi sangat kreatif.

Contohnya gambar di atas.

Biasanya yang dimanfaatkan dari tangga adalah space di bawahnya. Ada yang menjadikannya lemari penyimpanan, bahkan kamar kecil.

Yang satu ini agak beda. Kamu bisa simpan sepatu–atau benda-benda lain seperti buku atau mainan anak–di setiap anak tangga. Keren kan idenya?

Tapi, bukan cuma tangga yang bisa dimaksimalkan fungsinya. Sudut ruangan juga bisa jadi spot yang menarik. Misalnya, bisa dijadikan ‘perpustakaan rumah.’ Letakkan sebuah sofa mungil yang nyaman, sekatkan dengan lemari tembus pandang yang diisi dengan koleksi buku-buku kamu. Di dinding di atas sofa, tempelkan lampu agar kamu lebih nyaman dalam membaca.

Gak punya ruang bermain untuk anak? Lagi-lagi, manfaatkan sudut ruangan. Gunakan lemari mainan lucu sebagai sekat. Di sudut itu, biarkan anak bermain (baca: memberantakkan mainannya) sepuasnya. Tentunya, ajak si anak untuk turut merapikan setelahnya.

Suka bercocok tanam tapi tidak punya halaman? Mudah kok. Manfaatkan jendela kamar. Buat semacam pot permanen di bawah jendela dan tanamlah tanaman kesukaan kamu di sana. Setiap pagi, setelah bangun tidur, kamu bisa langsung menyiram tanaman kesayangan.

Nah, ternyata, ada cara lain kan untuk memaksimalisasikan fungsi tangga atau ruang lain dalam rumah?

Kuncinya: Be Creative!